4.244 Anak di Kabupaten Bogor Terpapar Covid-19

Haryudi, Koran SI · Kamis 24 Juni 2021 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 338 2430473 4-244-anak-di-kabupaten-bogor-terpapar-covid-19-8bErWGl93m.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BOGOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 4.244 anak rentang usia 0 hingga 19 tahun telah terpapar Covid-19. Sebagian besar mereka tertular dari orangtua.

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Adang Mulyana menyebutkan, kasus infeksi Covid-19 pada anak mencapai 4.244 dalam kurun waktu selama pandemi Covid-19 tahun lalu.

Adang merinci, data kasus Covid-19 pada anak-anak tersebut terbagi menjadi dua kategori. Untuk kategori balita atau anak berusia 0 hingga 5 tahun, yaitu sebanyak 1.230 anak. Sedangkan pada kategori anak berusia 6 sampai 19 tahun sebanyak 2.994 anak.

"Ini juga sebanding dengan angka kesembuhannya yang tinggi. Tapi untuk kasus kematian kayaknya belum ada, karena imun anak-anak kan juga kuat," Adang dalam keterangan persnya, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: 3 Hari Berturut-turut, Lebih 100 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di Jakarta

Adang menjelaskan ribuan anak yang terpapar Covid-19 itu kebanyakan tertular dari orangtuanya yang tak taat protokol kesehatan (prokes).

Faktor lainnya karena beraktivitas ke luar rumah bersama orangtuanya tanpa membersihkan diri ketika pulang ke rumah.

Baca juga: Varian Delta 4 Kali Lebih Ganas, Vaksinasi Covid-19 Minimalisir Penularan

Hingga akhirnya transmisi Covid-19 langsung cepat menyebar di dalam rumah. Kemungkinan anak tersebut bisa terjangkit Covid-19 juga karena aktivitas di rumah itu bersama keluarganya.

Menurut Adang, sebanyak 50 persen orang dewasa dengan rata-rata usia 20 sampai 40 tahun telah menjadi sumber ribuan anak terpapar Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Situasi penularan ini, sambung dia, juga diperparah dengan meningkatnya keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di seluruh 29 rumah sakit rujukan Covid-19.

"Faktornya anak terinfeksi Covid-19 ini banyak, salah satunya penularan klaster keluarga. Karena yang klaster ini yang masih banyak. Ditambah adanya lonjakan kasus Covid-19 pasca-libur lebaran," ungkapnya.

Karena itu, ia meminta kepada masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan prokes baik di dalam atau di luar rumah.

"Sebab, transmisi Covid-19 tidak akan memandang usia," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini