Jumlah Pengguna KRL Berkurang 15% Akhir Pekan Ini

Dimas Choirul, MNC Media · Sabtu 26 Juni 2021 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 338 2431298 jumlah-pengguna-krl-berkurang-15-akhir-pekan-ini-j6sAHhBTMr.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Jumlah pengguna kereta rel listrik (KRL) menurun pada akhir pekan ini. Tercatat hingga Sabtu (26/6/2021) siang, hanya 68.952 orang yang menggunakan KRL. 

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan angka tersebut turun 15% dibanding hari Sabtu pekan lalu pada waktu yang sama yaitu sejumlah 80.706 orang. 

Baca juga: 2.098 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Bekasi

Pihaknya berharap di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19 belakangan ini, masyarakat dapat beraktivitas dari rumah. Ia meminta masyarakat pengguna KRL hanya untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak.

"Meski pengguna KRL terus mengalami penurunan, pada masa pandemi ini KAI Commuter tetap konsisten melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Penerapan protokol kesehatan secara ketat juga terus secara konsisten dilakukan KAI Commuter kepada para penggunanya," katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu (26/6/2021).

Baca juga: Transjakarta Sediakan 187 Bus Angkut Peserta Vaksinasi Massal di GBK

Ia juga menjekaskan, tes acak antigen yang dilakukan KAI Commuter di enam stasiun mulai Senin lalu juga masih dilakukan. Hingga pukul 09.00 WIB sudah dilakukan tes acak antigen kepada 68 orang calon pengguna KRL di empat Stasiun yaitu Bogor, Cikarang, Bekasi dan Tangerang dengan hasil tiga orang di antaranya reaktif.

"Ketiga calon pengguna tersebut dilarang untuk naik KRL dan selanjutnya datanya diserahkan kepada puskesmas setempat untuk dilanjutkan tindakan selanjutnya," kata dia.

Pada akhir pekan ini, KAI Commuter juga hendak mengingatkan bahwa sejak Juni tahun lalu kami telah mengeluarkan larangan bagi anak di bawah usia lima tahun (balita) untuk menggunakan KRL. Anne mengimbau kepada para orang tua agar tidak membawa anak-anaknya terutama yang balita untuk naik KRL. 

"Mari jaga kesehatan anak-anak kita dengan tetap beraktivitas dari rumah yang lingkungan dan kebersihannya dapat sepenuhnya diawasi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini