Share

Ngamuk Serang Polisi dan Warga Pakai Golok, ODGJ di Tangerang Tewas Ditembak

Hasan Kurniawan, Okezone · Senin 28 Juni 2021 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 28 338 2431955 ngamuk-serang-polisi-dan-warga-pakai-golok-odgj-di-tangerang-tewas-ditembak-u7LziiBRHy.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

TANGERANG - Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa mengamuk menyerang polisi dan warga. Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu ditembak polisi.

MS (45) warga Kampung Pulo Cangkir, Desa Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten mengamuk dan berusaha membacok polisi dengan golok. Petugas pun melepaskan tembakan ke arah MS. Nahas, tembakan itu mengenai pinggang dan MS akhirnya meninggal dunia. Jenazahnya dikubur di TPU Desa Pegedangan Udik.

Kapolresta Tangerang, Kombes Wahyu S Bintoro mengatakan, tidak hanya menyerang polisi, MS berusaha membacok warga dengan golok yang ada di tangannya itu.

"Ya, jadi kejadiannya hari Minggu kemarin. Awalnya petugas mendapat laporan dari Hapid Hidayat (21) karena diancam dengan golok oleh MS," kata Wahyu, kepada Sindonews, di Kronjo, Senin (28/6/2021).

Mendapat laporan ODGJ mengamuk pegang golok dan hendak membacok warga, polisi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kronjo pun langsung mendatangi tempat kejadian.

Baca Juga : Viral Puluhan Pemotor Terobos Penyekatan Jalan, Polisi : Mereka Bawa Korban Bentrokan ke RS

"Setibanya di lokasi, tiba-tiba datang pelaku dengan memegang sebilah golok. Pelaku mengayun-ayunkan golok dan langsung menyerang pelapor dengan beberapa orang lainnya. Tetapi, bisa dihindari," katanya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Melihat warga menghindari serangan, MS makin mengamuk. Bahkan coba menyerang polisi yang ada di lokasi. Polisi pun mencoba membujuk MS, tetapi tidak dihiraukan dan polisi akhirnya melepas tembakan ke udara.

Dua kali tembakan peringatan dilepaskan. Namun, MS malah makin agresif dan kembali menyerang anggota polisi dengan golok. Akhirnya, MS diberikan tembakan langsung.

"Karena pelaku terus mengamuk dan berusaha menyerang anggota, ya terpaksa pelaku dilumpuhkan. Namun mengenai bagian pinggang. Pelaku jatuh dan dibawa langsung ke RSUD Balaraja," ucapnya.

Baca Juga : Polri Segera Limpahkan Kasus Penembakan Laskar FPI ke Jaksa Penuntut Umum

Nahas, setibanya di RSUD Balaraja nyawa MS sudah melayang. Selanjutnya, jenazah MS diserahkan ke pihak keluarga dan pagi tadi, dikuburkan TPU Desa Pegedangan Udik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini