Warga Sentiong Jakpus Nekat Tawuran di Masa PPKM Mikro

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 29 Juni 2021 09:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 338 2432423 warga-sentiong-jakpus-nekat-tawuran-di-masa-ppkm-mikro-8iTGLs9Xu3.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Di saat kenaikan angka Covid-19 DKI melonjak, tawuran warga di sekitar Stasiun Sentiong, Senen, Jakarta Pusat malah terjadi. Aksi brutal tersebut selain mengancam warga, juga dikhawatirkan makin menambah parah penularan Covid-19 dari kerumunan itu, apalagi saat ini DKI Jakarta masih dalam masa PPKM Mikro.

Berdasarkan informasi dari akun Instagram @merekamjakarta, disebutkan bentrokan terjadi pada Senin (28/6/2021) kemarin sekira pukul 01.30 WIB.

Tampak sejumlah orang membawa senjata tajam. Aksi saling lempar batu terjadi. Bahkan, menurut warga, bom molotov pun beterbangan.

Tawuran akhirnya bubar setelah polisi menembakkan gas air mata. Belum diketahui penyebab tawuran tersebut.

Sementara itu, warga sekitar mengakui tawuran itu sering terjadi beberapa waktu belakangan.

"Sudah tiga malam ini tawuran terjadi tiga kali berturut-berturut. Kalau tadi mulai sekitar jam setengah dua (01.30 WIB) dini hari," kata warga di lokasi.

Baca Juga : Sowan ke Sejumlah Kiai, Menag Sosialisasikan Prokes Sholat Idul Adha & Kurban

Meskipun saat ada polisi mereka bubar, namun ketika aparat tak di tempat tawuran makin menjadi-jadi.

"Saya sangat terganggu, apalagi tadi sudah pakai bom molotov. Mereka juga saling lempar batu, botol, sama ada yang bawa senjata tajam, takutnya ada warga yang kena (korban). Itu ada yang rumahnya di pinggir jalan kena lemparan juga," lanjut dia.

Sementara itu, Kapolsek Senen Kompol Ari Susanto saat dimintai penjelasan tentang tawuran itu tidak merespon hingga saat ini.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini