Kabupaten Bekasi Terapkan PPKM Darurat, Pelanggar Bakal di Sanksi Berat

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Jum'at 02 Juli 2021 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 02 338 2434432 kabupaten-bekasi-terapkan-ppkm-darurat-pelanggar-bakal-di-sanksi-berat-Ras5TpPJt9.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi akan mengikuti keputusan pemerintah pusat untuk memberlakukan PPKM Darurat mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021. Namun, aturan tertulis terkait PPKM Darurat di Kabupaten Bekasi saat ini sedang disusun dan disiapkan untuk segera diterbitkan hari ini.

”Kita ikut aturan pusat untuk menerapkan PPKM Darurat, aturan tertulisnya sedang disusun. Nanti dikeluarkan dalam bentuk SK (Surat Keputusan) Bupati,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Jum’at (2/7/2021).

Baca juga:  PPKM Darurat Dijalankan, Pemda Diminta Genjot Penyaluran BLT Dana Desa

Pemerintah secara resmi memutuskan melakukan PPKM Darurat terhitung dari tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

PPKM Darurat diambil sebagai langkah tegas atas terkait peningkatan kasus positif selama 1 minggu terakhir dan keterisian tempat tidur di rumah sakit. PPKM Darurat akan diterapkan untuk seluruh kabupaten kota di wilayah Pulau Jawa dan Bali yang termasuk ke dalam indikator pengendalian Covid-19 di suatu wilayah.

Baca juga: Anies Minta Pengendara Menepi Apabila Lihat Truk Dikawal

PPKM Darurat akan mengatur kegiatan seluruh sektor di masyarakat. Beberapa diantaranya adalah untuk sektor esensial seperti keuangan, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non karantina Covid 19 dan industri ekspor dilakukan sistem 50% WFH dan 50% WFO.

Sedangkan untuk sektor non-esensial dilakukan sepenuhnya dari rumah atau 100% WFH. Terkait kegiatan belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan dilakukan secara daring/online.

”Kemungkinan aturanya sama, semua dibatasi. Jika melanggara akan diberikan sanksi sangat tegas,” ungkapnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini