Bantu Warga Terdampak PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Kota Bogor Bentuk Posko Logistik

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Sabtu 03 Juli 2021 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 03 338 2434949 bantu-warga-terdampak-ppkm-darurat-satgas-covid-19-kota-bogor-bentuk-posko-logistik-FBwUEaBEMP.jpg Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

BOGOR – Guna membantu warga yang terdampak ekonomi selama PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Kota Bogor membentuk posko logistik untuk mendistribusikan bantuan kebutuhan pokok kepada yang membutuhkan, terutama dhuafa dan yang sedang isolasi mandiri di Gedung Wanita, Kota Bogor.

"Kita lihat banyak warga yang membutuhkan. Akan ada pekerja harian, buruh lepas, PKL, dan lain-lain yang kesulitan mencari nafkah karena PPKM Darurat ini. Maka semaksimal mungkin harus kita bantu. Di sini kita akan alokasikan bantuan logistik dari para donatur," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, dalam keterangannya, Sabtu (3/7/2021).

BACA JUGA:  Pangdam V Brawijaya Terjunkan 7.150 Personel Kawal PPKM Darurat

Bima Arya mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor, perusahaan atau perorangan serta komunitas untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan #BersamaSalingMenjaga.

"Semua dinas saya minta menyumbang ke sini, perusahaan-perusahaan di Bogor semua saya minta ke sini untuk kemudian didistribusikan ke wilayah yang betul-betul membutuhkan, terutama warga dhuafa dan yang sedang isolasi mandiri. Itu dulu di prioritaskan. Nanti dibantu pengamanannya dan dikoordinasikan oleh Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya, BPBD dan teman-teman Kadin membantu mengkoordinasikan semua sumbangan-sumbangan dari perusahaan di Bogor," ungkap Bima.

Bagi yang ingin menyumbang, bisa menghubungi nomor 088809112569 (Pusdalops Posko Logistik Darurat). Sumbangan bisa dalam bentuk bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, makanan kaleng, mie instan, vitamin, susu, hand sanitizer, masker atau bisa dijadikan satu paket untuk memudahkan distribusi langsung ke rumah warga terdampak.

BACA JUGA: Virus Corona Menggila, Ini Deretan Pejabat Daerah yang Pernah Positif Covid-19 

"Saatnya berbagi, saling menjaga. Insya Allah kita lewati masa sulit ini bersama-sama," harapnya.

Ia pun juga meminta Camat dan Lurah berkoordinasi dengan RT/RW untuk pendistribusian logistik bagi warga yang membutuhkan. Atau bagi warga yang terdampak namun belum mendapatkan bantuan bisa segera menghubungi kelurahan di wilayahnya.

Di samping itu, Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) juga tengah berupaya maksimal menambah pusat isolasi untuk merawat warga yang terpapar Covid-19.

"Tingkat keterisian rumah sakit sudah hampir penuh. Semakin sulit untuk mendapatkan tempat tidur kosong. Karena itu kita percepat menambah kapasitas tempat tidur, pusat isolasi. Asrama IPB akan diaktivasi, Lido akan diaktivasi juga," terangnya.

Penambahan fasilitas isolasi juga harus dibarengi dengan kesiapan tenaga kesehatan (nakes). Karena dalam beberapa waktu terakhir, nakes banyak yang bertumbangan karena kelelahan dan terpapar.

"Tambahan nakes juga dipercepat. Jadi kita sekarang sedang melakukan rekrutmen, termasuk kita akan melibatkan teman-teman pemuda di wilayah untuk membantu memantau proses isolasi mandiri. Karena nakes sudah tidak mungkin mengawasi itu semua. Ini perlu bantuan dari teman-teman semua, Karang Taruna, KNPI, semua akan kita libatkan untuk menjadi relawan surveilans di wilayah," pungkas Bima.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini