Viral! Warga Terobos Penyekatan PPKM Darurat di Jalan Margonda

Fahmi Firdaus , Okezone · Minggu 04 Juli 2021 00:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 04 338 2435104 viral-warga-terobos-penyekatan-ppkm-darurat-di-jalan-margonda-RRGX5FfSiL.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Polisi menutup akses keluar masuk Jakarta pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai hari ini Sabtu 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021. Penyekatan dilakukan untuk membatasi aktivitas warga.

(Baca juga: Covid Mengganas, Rusun Pasar Rumput Akan Beroperasi sebagai Tempat Isolasi Mandiri)

Sebanyak 63 titik disekat sejak pukul 00.00 WIB tadi malam. Tak hanya di Jakarta, penyekatan juga berlaku untuk daerah perbatasan dan ruas jalan tol.

Salah satunya di Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat. Namun, warga sekitar menolak penyekatan yang dilakukan Polres Depok. Pengendara berusaha jalan meskipun kawasan tersebut sudah disekat petugas sehingga terjadi kemacetan panjang.

Video warga yang hendak menerebos penyekatan PPKM Darurat di Jalan Margonda, Depok pun menjadi viral di media sosial setelah diunggah di Instagram lambe_turah. Beragam komentar datang dari Netizen atas aksi nekat masyakarat di Jalan Margonda, Depok tersebut.

“ntr Corona meningkat yg disalahkan pemerintah dan aparat kepolisian.. inilah Indonesia, sampe ada anggota keluarga nya/diri nya sndiri yg kena baru sadar,” tulis @vanpet***

“Gimana ombaknya ga naik cobaaa,” timpal @ tahuac**

(Baca juga: Mengenal Emmy Hafild, Pejuang Lingkungan yang Keras Menentang Soeharto)

“Dalam sebuah pilihan bergerak mencari makan atau kelaparan drumah mengikuti aturan pemerintah,”sambung @ gombal_mark**

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mengatakan, pihaknya akan menutup sejumlah jalan keluar masuk ke Jakarta, pada pukul 00.00 WIB. Hal itu sebagai respon atas situasi PPKM Darurat yang dikeluarkan pemerintah pusat guna memutus mata rantai Covid-19 yang kian melonjak, khususnya di Jakarta.

Dia menerangkan, pada malam nanti pun bakal ada penyekatan, pembatasan hukum, hingga pengawalan dan peningkatan rumah sakit, serta peningkatan layanan rumah sakit. Diharapkan, dalam situasi yang genting ini masyarakat pun bisa disiplin dan punya rasa tanggungjawab untuk keselamatan bersama.

"Mulai berlaku nanti malam pukul 00.00 WIB," ujar Irjen Fadil Imran saat memimpin apel Operasi Aman Nusa II di Polda Metro Jaya, Jumat 2 Juni 2021.

Menurutnya, ada 7 Satgas yang bekerja secara berkolaborasi antara TNI-Polri dan Pemeritnah Daerah. Pemprov DKI Jakarta pun turut menguatkan agar operasi penanganan PPKM Darurat di wilayah hukum Polda Metro Jaya berjalan dengan baik.

"Nanti ada satgas penegakan hukum, satgas pengawalan dan pengamanan vaksin, Satgas penguatan pelayanan kesehatan, satgas PPKM Mikro, satgas Binmas, satgas deteksi perkembangan dan melakukan evaluasi terhadap angka peningkatan Covid di DKI," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini