PPKM Darurat, Pria Paruh Baya Ngomel-Ngomel ke Kapolres Bekasi

Rahmat Hidayat, iNews · Senin 05 Juli 2021 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 338 2435744 ppkm-darurat-pria-paruh-baya-ngomel-ngomel-ke-kapolres-bekasi-P1hk16dqv5.jpg Ilustrasi kepadatan kendaraan di Kalimalang (Foto : Okezone.com)

BEKASI - Hari ketiga pembatasan moblitas warga di pos penyekatan PPKM Darurat Sumber Arta Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, diwarnai kericuhan. Bahkan, seorang pria paruh baya sempat berdebat dengan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi.

Hal itu terjadi lantaran penyakatan yang dilakukan oleh petugas gabungan ini tidak memberikan solusi. Para pengendara, bahkan harus menunggu hingga berjam-jam untuk keluar dari kemacetan akibat penyekatan tersebut.

Seorang pria lanjut usia marah dengan Kombes Aloysius Supriyadi di lokasi penyekatan PPKM darurat Sumber Arta, Jalan Raya Kiai Haji Noor Ali, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (5/7/2021).

Kemarahan pria lanjut usia ini lantaran dirinya terlalu lama tertahan di jalur penyekatan. Ratusan kendaraan tidak bisa jalan akibat laju kendaraan yang dari arah Jakarta menuju Bekasi ditutup total dan diputar balik, dan sebaliknya. Akibat dampak penyekatan di pos sumber arta kian menimbulkan kerumunan yang tak terhindarkan.

Kombes Aloysius Suprijadi mengatakan dipos penyekatan masih banyak warga keluar rumah. Dirinya menilai banyak pekerja yang masih kekantor dan tidak melakukan WFH.

Pihaknya pun menyeleksi siapa saja warga yang bisa melintas sesuai dengan jenis pekerjaannya masuk kategori esensial kritikal atau tidak.

"Kami hanya perbolehkan mereka yang masuk kategori untuk bisa melintas penyekatan," ujar Aloysius Supriyadi.

Baca Juga : Polisi Bakal Tindak Perusahaan Nakal yang Paksa Pegawainya Kerja di Kantor

Penerapan PPKM Mikro Darurat akan terus dilakukan hingga tanggal 20 juli 2021. Petugas pun berharap agar warga bisa mematuhi dan tetap berada di rumah saja.

Hal itu dilakukan agar penyebaran Covid-19 bisa diminimalisir dan dapat memutus penyebaran corona yang kian meningkat.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini