Ditegur soal Masker, Penumpang Mengamuk Marahi Petugas Transjakarta

Ari Sandita Murti, Sindonews · Selasa 06 Juli 2021 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 06 338 2436372 ditegur-soal-masker-penumpang-mengamuk-marahi-petugas-transjakarta-okbfBUjtIz.jpg Penumpang Transjakarta marah ditegur soal masker (Foto: Media sosial)

JAKARTA - Sebuah video viral di media sosial yang menggambarkan seorang petugas Transjakarta tak mau memberikan toleransi pada seorang penumpang Transjakarta. Sebabnya, penumpang itu hanya mengenakan masker scuba dan dinilai tak sesuai aturan kesehatan.

Dalam video berdurasi 30 detik itu tampak pria paruh baya berkemeja hitam terlihat berdebat dengan petugas Transjakarta bernama Nurul Fajar Sulistyorini di Halte Transjakarta Semanggi, Jakarta Selatan.

Baca Juga:  Begini Kondisi Halte Transjakarta Hari Pertama Kerja di Masa PPKM Darurat

Petugas menegur pria paruh baya itu karena menggunakan masker scuba saat beraktivitas di luar rumah hingga akhirnya penumpang itu pun berkata dengan nada tinggi.

"Saya lagi sakit, ya Allah. Cuma masalah gini aja kok nggak ada toleransi, hah!" kata pria tersebut.

"Kan kita ngikutin peraturan," jawab petugas Transjakarta.

"Iya, iya. Saya mau ke rumah sakit," timpal pria itu.

Petugas TransJakarta lalu memberitahu kalau tak jauh dari halte terdapat pedagang yang menjual masker medis.

"Yaudah saya mau beli. Saya itu mau ke rumah sakit, mau cepet. Tolongin aja kenapa si," ujar pria tersebut sambil berteriak dan mengeluarkan uang dari sakunya.

Namun, petugas Transjakarta itu enggan memberikan pertolongan pada pria tersebut. Bahkan, si perekam video terdengar memprovokasi agar pria paruh baya yang mengaku tengah sakit itu untuk keluar.

Menanggapi itu, Dirut PT Transjakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu, 30 Juni 2021 lalu, sekitar pukul 12.58 WIB. Pria dalam video viral itu masuk ke Halte Transjakarta Semanggi dengan tujuan Kota.

Baca Juga:  Transjakarta Kembali Operasikan Halte BRT Kuningan Timur Hari Ini

Dia mengklaim, pelanggan itu diketahui tidak melakukan tap in dengan benar sehingga pintu gate tidak terbuka. Bukannya melakukan tap in ulang, pelanggan tersebut malah menerobos masuk melalui rotari gate tanpa membayar.

"Saat itu, petugas kami sudah mengingatkan untuk mengganti masker scuba dengan masker medis. Tapi pelanggan justru kurang memperhatikan dan malah menerobos masuk. Hal ini tentu sangat disayangkan, mengingat sudah ada aturan yang menjelaskan terkait penggunaan masker," katanya melalui keterangan tertulisnya pada wartawam, Selasa (6/7/2021).

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini