Hendak Vaksinasi Covid-19, Pria Paruh Baya Babak Belur Dihajar Driver Ojol

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Selasa 06 Juli 2021 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 06 338 2436517 hendak-vaksinasi-covid-19-pria-paruh-baya-babak-belur-dihajar-driver-ojol-60ech2AQ3k.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Seorang pria paruh baya bernama Husni Madjid (72) menjadi korban penganiayaan saat hendak pergi menuju tempat vaksinasi Covid-19. Korban dipukul driver ojek online atau Ojol di Jalan Madrasah, Kelurahan Cipinang Cimpedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur pada Senin 5 Juli 2021.

Iswan, anak korban mengatakan, kejadian bermula saat ayahnya pergi bersama sang sang ibu ke tempat vaksinasi Covid-19 di Hotel Borobudur, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Saat mengeluarkan mobil sekitar pukul 07.00 WIB, seorang driver ojol yang melintas di depan rumah tertahan.

"Pas sudah mau keluar gang, mobil bokap kacanya dipukul sama ojol itu, kaget lah dia," ujarnya, Selasa (6/7/2021).

Driver ojol yang merasa jalannya dihalangi kemudian mengklason itu, turun dan memaki korban yang masih berada di dalam mobil. Ketika korban keluar dari mobil tanpa basa-basi sang driver melayangkan bogem mentah ke arah wajah korban.

"Ada nyokap yang misahin sambil teriak-teriak minta tolong, terus warga pada datang," katanya.

Mendengar teriakan itu, kemudian adik ipar Iswan berlari untuk menolong korban. Perkelahian antara adik ipar Iswan dengan driver ojol pun tak terhindarkan.

"Menurut saya itu hal yang wajar ketika melihat orang tua dipukul orang dia reflek memukul ojol itu," ucapnya.

Baca Juga : Diteror Pacar, Gadis Cantik Ini Ingin Akhiri Hidupnya Loncat dari JPO

Situasi sempat memanas, rekan driver ojol pelaku pemukulan itu sempat berkerumun di lokasi dan warga meminta agar membubarkan diri. Sang driver akhirnya dibawa ke kantor RW untuk menjelaskan duduk perkara.

"Kemudian dibawa ke Polsek Jatinegara dan dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Timur," jelasnya.

Saat ini penganiayaan terhadap pria lanjut usia itu sudah ditangani aparat kepolisian. Hanya saja di dalam surat laporan polisi pelakunya tertulis masih lidik.

Kemudian, polisi beralasan hasil visum korban belum keluar dari RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Jadi katanya ditangani sama Resmob, tapi hari ini saya dapat info cuma sepeda motornya saja yang ditahan, saya juga heran masa surat visum baru keluar 7 hari," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini