Tekan Mobilitas Warga, 2 Akses Tol Menuju Jakarta Ditutup

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Rabu 07 Juli 2021 00:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 338 2436639 tekan-mobilitas-warga-2-akses-tol-menuju-jakarta-ditutup-q06gdyj9dl.jpg Penutupan tol di Bekasi (foto: ist)

BEKASI – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi menutup akses masuk dua tol arah Jakarta di wilayah Kabupaten Bekasi, Selasa (6/7/2021) sore. Penutupan ini sebagai upaya dalam mengurangi mobilitas warga dalam masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Kapolres Metropolitan Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan, penyekatan dilakukan untuk menyukseskan dalam menjalankan aturan PPKM Darurat. Semua aktivitas ataupun mobilitas warga dibatasi.

”Iya akses menuju masuk tol ke Jakarta, kami tutup kami sekat,” katanya.

 Baca juga: Langgar PPKM Darurat, 2 Perusahaan Industri di Cikarang Disegel

Menurut dia, kendaraan yang boleh lewat atau masuk, yang sesuai ketentuan bekerja disektor esensial, kritikal dan keadaan darurat lainnya. Untuk yang diluar kriteria itu sudah diperbolehkan untuk melintas dan masuk ke dalam tol arah Jakarta.

”Kita perketat, semua yang mau masuk tol arah Jakarta tidak diperbolehkan, asalkan memenuhi kriteria,” ucapnya.

Baca juga:  Mobilitas Masih Tinggi, Satgas Minta Masyarakat Patuhi Ketentuan PPKM Darurat

Sementara itu, Kasatlantas Polres Metro Bekasi, AKBP Argo Wiyono mengatakan ada dua akses jalan menuju gerbang tol arah Jakarta yang disekat. Yakni, Gerbang Tol Cikarang Pusat Deltamas dan Tambun Grand Wisata.

”Iya akses menuju masuk tol kami tutup, ada dua di Cikarang Pusat dan Tambun. Nanti rencana ada dua akses jalan menuju tol yang kami tutup atau sekat,” katanya.

Dua akses lainnya yang bakal ditutup adalah akses jalan menuju gerbang Tol Cikarang Barat dan Cibatu. Menurut dia, penutupan akses jalan menuju jalan tol untuk membatasi mobilitas warga saat penerapan PPKM Darurat. Sebab, tujuan PPKM Darurat ini membatasi mobilitas masyarakat karena kasus Covid-19 tengah mengalami lonjakan cukup tinggi.

”Artinya kalau mereka masih banyak yang mau berpergian, masih banyak yang melanggar dan belum tahu apa maksud dari PPKM Darurat ini,” ungkapnya.

Pihaknya bersama personil TNI, Dishub dan Satpol PP terus melakukan upaya penekatan mobilitas masyarakat. Selain, ada dua pos penyekatan dan empat akses jalan menuju jalan tol ditutup.

Sejumlah ruas jalan di dalam kota atau wilayah Bekasi juga akan ditutup. Untuk itu, masyarakat diminta mematuhi aturan PPKM Darurat untuk tetap di rumah saja, keluar hanya untuk keperluan mendesak. Selain itu, masyarakat wajib mematuhi protokol 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini