Jalan di Tangerang Ambles Tak Kuat Tahan Terjangan Aliran Sungai Cisadane

Isty Maulidya, Okezone · Rabu 07 Juli 2021 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 338 2437023 jalan-di-tangerang-ambles-lantaran-diterjang-aliran-sungai-cisadane-cPaF88itrQ.jpg Jalan ambles lantaran tak kuat menahan aliran sungai Cisadane (Foto : Okezone.com/Isty)

TANGERANG - Ruas jalan di Kampung Kandang Genteng, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, kembali ambles, pada Rabu (7/7/2021). Jalan tersebut ambles lantaran tidak kuat menahan terjangan aliran Sungai Cisadane.

Sebelumnya, ruas jalan itu juga pernah amblas akibat longsor pada bulan Maret lalu.

Pengguna jalan setempat, Rohmat mengatakan, sebelum amblas, dirinya yang hendak melalui jalanan itu, mendengar suara gemuruh. Untungnya, saat itu kondisi jalan sedang sepi sehingga tidak ada korban jiwa.

"Saya naik motor, tadi mau lewat jalan yang baru diperbaiki ini, tapi karena dengar suara gemuruh, saya lewat jalan yang lain, ternyata tidak lama kemudian, jalan yang baru diperbaiki itu tiba-tiba saja amblas," katanya.

Sementara itu, Camat Teluknaga Zamzam Manohara mengatakan, peristiwa itu betul terjadi pada pukul 09.00 WIB. Jalan itu menghubungkan 4 kampung dengan jalan besar.

"Betul jam 9 pagi amblas, itu menghubungan Kampung Kandang Genteng, Bebulak, Barat, Cirumpak dan Beting dengan Jalan Raya Kampung Melayu, Tangerang," jelas Camat.

Baca Juga : Soal Kemiskinan, Menko PMK: Realitas Sosial Tidak Semudah Di-angka-kan

Zamzam juga mengungkapkan bahwa ruas jalan itu baru selesai diperbaiki dan kembali amblas setelah diterjang aliran Sungai Cisadane. Mengingat, setelah jalanan diperbaiki, pihak Balai Besar Ciliwung Cisadane belum membangun tanggul yang rusak.

"Aliran airnya ini deras, karena memang tanggulnya rusak, jebol dan belum diperbaiki. Makanya jalannya kembali rusak," ujarnya.

Saat ini ini warga kembali diarahkan melintasi jalan alternatif yang memang telah dibangun oleh pemerintah setempat ketika jalan amblas yang terletak di Kampung Kandang Genteng.

"Masih ada jalan alternatif, jadi warga tidak terisolir seperti yang pertama terjadi. Dan untuk perbaikan, kita akan koordinasi dulu dengan pihak balai besar," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini