Kena Razia karena Tak Pakai Masker, 2 Remaja Kepergok Buang Pil Koplo

Hambali, Okezone · Kamis 08 Juli 2021 01:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 338 2437187 kena-razia-karena-tak-pakai-masker-2-remaja-kepergok-buang-pil-koplo-tMwb43OYnr.jpg Dua remaja diamankan karena kepergok membuang pil koplo saat terjaring razia masker di Tangsel. (Foto : Okezone/Hambali)

TANGERANG SELATAN - Personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan penertiban Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Pada Rabu (7/7/21) malam, petugas kembali berpatroli dan menyisir sejumlah titik keramaian.

Pada kesempatan operasi ini, petugas justru memergoki 2 remaja mabuk yang bergegas membuang pil koplo saat dicegat karena tak menggunakan masker. Lantas keduanya diangkut dan digelandang ke kantor polisi.

Dua remaja itu berinisial AN dan RA, warga Pondok Cabe, Pamulang. Mereka melintas berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Revo B 6308 WAS saat petugas gabungan sibuk menertibkan lapak pedagang di depan Pasar Ciputat. AN dan RA yang tak memakai masker langsung dicegat petugas.

"Awalnya enggak pakai masker, terus diberhentikan. Tapi salah satu pengendara kepergok membuang sesuatu. Setelah diminta cek akhirnya diketahui itu jenis pil eximer," ujar Bripka Harry Al-Amin, petugas kepolisian yang ikut dalam penertiban PPKM darurat di lokasi.

Baca Juga : Remaja yang Ngaku Keluarga Jenderal Ditangkap Polisi, Terancam 1 Tahun Penjara

Saat diinterogasi di lokasi, kedua remaja akhirnya mengakui mereka membawa pil tersebut. Bahkan beberapa pil telah ditenggak hingga membuat AN dan RA sedikit melantur. Petugas dari unit Reskrim Polsek Ciputat Timur lalu mengamankan keduanya.

"Sudah dibawa ke Mapolsek," ucap Harry.

Sementara itu, AN dan RA tak banyak bicara saat diangkut ke atas mobil petugas. Keduanya hanya tertunduk lesu dengan saling berbisik. Saat ditanyakan arah tujuan, AN hanya berujar singkat bahwa mereka hendak mengarah ke Pondok Cabe.

"Mau pulang ke Pondok Cabe pak," ujarnya.

Pantauan di lokasi, petugas gabungan melakukan penertiban di semua jenis usaha yang masih beroperasi melebihi pukul 20.00 WIB. Selain itu, petugas merazia pengguna jalan atau masyarakat yang beraktivitas tak mematuhi protokol kesehatan (prokes).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini