Test Swab Massal, Ratusan Warga Tangerang Dinyatakan Positif Covid-19

Isty Maulidya, Okezone · Kamis 08 Juli 2021 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 338 2437456 test-swab-massal-ratusan-warga-tangerang-dinyatakan-positif-covid-19-OKQqvY43jj.jpg Test swab massal di Tangerang (Foto: Isty Maulidya)

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan sebanyak 25.000 alat tes swab antigen dengan target sebanyak 4.000 tes per hari, yang diamanatkan Pemerintah Pusat untuk mendukung kegiatan pemeriksaan dini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengungkapkan, sejak digelar pertama kali pada 6 Juli 2022 lalu, sudah lebih dari 3.000 warga yang diperiksa melalui metode swab antigen. Hasilnya, kurang lebih 20 persen dari warga yang diperiksa menunjukkan hasil positif Covid-19.

"Sejak kemarin hingga hari ini telah dilakukan testing dan tracing sebanyak 3.512 spesimen dan dinyatakan positif sebanyak 699 orang atau 20%," ungkap Arief

Baca Juga:  Setiap Hari, 8 Pasien Covid-19 di Tangerang Meninggal saat Isolasi Mandiri

Arief menjelaskan, melalui testing acak yang diselenggarakan selama PPKM Darurat ini bertujuan untuk mengidentifikasi masyarakat yang terpapar Covid-19 baik dengan gejala ataupun tanpa gejala agar dapat dilakukan tindakan isolasi.

"Kami terus mencari mereka yang positif dan langsung ditangani, untuk yang bergejala diarahkan isolasi di RIT, untuk yang tidak bergejala diarahkan isolasi mandiri dengan dibekali obat serta vitamin," ujarnya.

"Untuk masyarakat yang merasa kontak erat bisa lapor kepada satgas di lingkungan RT/RW, agar satgas bisa melakukan tracing dan segera dilakukan testing," imbuhnya.

Baca Juga:  Penyekatan PPKM Darurat di Bali Ditambah Jadi 39 Titik, Berikut Lokasinya

Arief mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi mobilitas selama PPKM Darurat dilaksanakan yang dimulai dari 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang.

"Jika tidak darurat saya imbau masyarakat untuk di rumah saja, apabila darurat tetap lakukan protokol kesehatan yang ketat, karena memang tujuan PPKM Darurat ini untuk menekan tingkat penyebaran Covid-19," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini