Warga Jaktim Resah Jalan Permukiman Jadi Jalur Tikus Hindari PPKM Darurat

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Kamis 08 Juli 2021 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 338 2437466 warga-jaktim-resah-jalan-permukiman-jadi-jalur-tikus-hindari-ppkm-darurat-XSiMGaMyGh.jpeg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Imbas pos penyekatan di sejumlah titik perbatasan menuju Jakarta, jalan permukiman warga menjadi jalur tikus pengendara untuk menghindari petugas yang berjaga di Jalan Raya Bogor. Sontak hal ini banyak dikeluhkan, salah satunya warga RT04/02 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Psar Rebo, Jakarta Timur.

Ilyas (40), warga sekitar mengatakan, sejak PPKM Darurat mulai diterapkan pada Sabtu 3 Juli 2021, permukiman warga sudah dipadati kendaraan yang mencoba meloloskan diri dari pos penyekatan.

Baca juga: Mapolres Jakbar Digeruduk, Kapolres: Saya Minta Maaf ke Danpaspampres

"Karena semakin hari semakin padet, warga jadi protes. Kenapa jadi jalan alternatif kendaraan padahal ini pemukiman yang hanya muat dua mobil, itu pun mepet," ujarnya, Kamis (8/7/2021).

Lengangnya Jalan Raya Bogor selama PPKM Darurat ternyata tak sesuai kenyataan. Pasalnya, meski tak ada kemacetan di pos penyekatan, namun penumpukan kendaraan terjadi di jalan permukiman warga yang dijadikan alternatif para pengendara.

Baca juga: Penyekatan PPKM Darurat di Bali Ditambah Jadi 39 Titik, Berikut Lokasinya

"Kemarin sempat lihat di berita kendaraan menurun di penyekatan Jalan Raya Bogor, tapi aparat gabungan enggak melihat di jalan tikus ramai kendaraan bikin macet permukiman," katanya. 

Ilyas menambahkan, imbas kepadatan yang terjadi dikhawatirkan malah menyebabkan penyebaran Covid-19 di lingkungan warga. Selain itu, lalu lalang kendaraan juga meresahkan karena warga kesulitan untuk menyebrang jalan. 

"Mau nyebrang juga susah kan jalan pemukiman, terus anak-anak takut ketabrak kendaraan," ucapnya. 

Kini untuk mengatasi hal itu, petugas gabungan mulai menjaga jalur alternatif tersebut yang biasa digunakan pengendara untuk lolos dari pos penyekatan. "Diperiksa, kalau bukan KTP sini dia putar balik ga bisa lewat," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini