Ditangkap Polisi, Ibu & Anak Pencuri Tas Istri Almarhum Jurnalis Metro TV Menyesal

Ari Sandita Murti, Sindonews · Kamis 08 Juli 2021 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 338 2437635 ditangkap-polisi-ibu-anak-pencuri-tas-istri-almarhum-jurnalis-metro-tv-menyesal-3LMAhdepW6.jpg Pencuri tas istri almarhum wartawan Metro TV minta maaf (Foto : MNC Portal)

JAKARTA - Polisi menangkap ibu dan anak berinisial A (53) dan D (21) karena telah melakukan pencurian modus hipnotis pada istri mendiang jurnalis Metro TV, Iswanti Wijaya. Kedua pelaku kini menyesali perbuatannya dan meminta maaf pada korban.

Hal itu dikatakan pelaku Ayu saat ditanyai oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Achmad Akbar tentang cara pelaku melakukan aksi kejahatanya itu. Ayu mengaku mengikuti dan memepet korban sambil terus berpura-pura hendak berbuat baik pada korban.

"Sebelumnya dah lernah kenal atau lihat secara fisik korban ini? Kenal suaminya? Kok tega melakukan itu (kejahatan)?," ujar Akbar pada pelaku di Polres Jaksel, Kamis (8/7/2921).

"Enggak (kenal korban), iya (tahu suaminya) dan memang tahu kondisi suaminya. Iya pak saya salah, saya sangat menyesal. Saya minta maaf bu," tutur Ayu.

Baca Juga : Polisi Tangkap Pelaku Hipnotis Istri Mendiang Jurnalis Metro TV

Akbar menyatakan, sejatinya dia juga secara sosial dan manusiawi tak tega mencuri benda milik pelaku yang sudah berumur itu. Namun, hukum harus tetap ditegakan seadil-adilnya tanpa pandang bulu dan pelaku harus bertanggung jawab atas perbuatannya tersebut.

"Akhirnya berhadapan sama polisi kan, kita kalau secara sosial secara manusiawi juga tak tega, ibu sudah berumur anaknya juga ikut-ikutan tapi ini hukum, semua harus di proses, ibu harus tanggung jawab," kata Akbar lagi.

Sementara itu, korban Iswanti Wijaya menerangkan, saat kejadian dia dalam kondisi tak fit hingga pikirannya pun kosong. Mungkin itulah penyebab dia menjadi korban kejahatan pelaku, apalagi pelaku saat itu mengaku kenal dekat dengan almarhum suaminya.

"Saya pikir dia baik dan tak ada pikiran dia jahat sama saya sehingga dibawalah saya dan apapun yang dia suruh itu saya melakukan sampai akhirnya saya disuruh terkahir itu yang ngambil tas saya itu lagi disuruh shalat," katanya.

Kedua kejahatan yang dialaminya tersebut, tambahnya, berlangsung secara cepat dan dia seolah tidak sadar kalau tas miliknya itu sudah diambil dan dibawa kabur oleh pelaku. Namun kini, ia berterima kasih dan mengapresiasi jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang telah berhasil menciduk pelaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini