Tinjau Hasil TMMD di Tigaraksa, Pangdam Jaya: Rawat Hasil Jerih Payah Kalian

Jonathan Nalom, MNC Media · Jum'at 09 Juli 2021 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 338 2437884 tinjau-hasil-tmmd-di-tigaraksa-pangdam-jaya-rawat-hasil-jerih-payah-kalian-L5vd04YTlZ.jpg Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyono Aji.(MNC Media)

JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji bersama Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, dan Dandim 0510/Trs Bangun Siregar mengunjungi lokasi TMMD di Kampung Daraham, Desa Jambe, Kecamatan Jambe, Tangerang. Kedatangan Pangdamuntuk melihat salah satu hasil fisik dari program TMMD Kodim 0501 Tigaraksa.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, Mulyo disetiri oleh Dandim 0510 Tigaraksa langsung menyusuri pengerjaan jalan tersebut. Ia menuju titik terakhir perbatasan antara Banten dan Kabupaten Bogor.

Setelah meninjau hasil TMMD, Pangdam Jaya juga menemui masyarakat kampung Daraham. Mereka menuturkan apresiasinya atas kerja keras jajaran untuk turut membantu kehidupan di Desa.

Baca Juga: Bersama Kapolda & Pangdam Jaya, Anies Gelar Sidak Protokol Kesehatan

“Saya mewakili masyarakat kampung daraham mengucapkan terima kasih atas Pangdam Jaya, Kapolda Banten dan Bupati serta jajarannya, perbaikan jalan tentu berdampak langsung bagi kami,” kata salah satu warga, Kamis (08/07/2021)

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam jaya mengamanatkan kepada masyarakat untuk ikut campur tangan dalam menjaga pembangunan tersebut. Hal ini dinilainya sebagai bentuk menghargai kepada antar masyarakat juga pemerintah daerah.

“Tentunya ini harus dirawat, karena kalian juga yang lelah untuk membantu, selain itu untuk menghargai pemerintah daerah yang sudah bantu keluarkan anggaran ditengah pandemi.” balas Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji, Kamis (08/07/2021)

Sebelumnya, program TMMD oleh Kodim 0510 Tigaraksa ke-111 tersebut telah dimulai sejak 15 Juni 2021 lalu. Program TMMD tersebut menargetkan sasaran non fisik dan fisik.

Dalam pembangunan fisik, Kodim 0510 Tigaraksa menargetkan pengecoran jalan sejauh 785 meter sebagai akses utama warga kampung Daraham. Sementara, dalam sasaran non fisik TMMD yakni melakukan penyuluhan kepada warga sekitar dan lapas mengenai kewarganegaraan.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini