Begini Kondisi Polisi yang Dikeroyok Geng Motor di TB Simatupang

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Jum'at 09 Juli 2021 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 338 2438292 begini-kondisi-polisi-yang-dikeroyok-geng-motor-di-tb-simatupang-LE5R7nwf2j.jpg Kombes Azis Andriansyah. (Foto: Refi Sandi)

JAKARTA - Viral video anggota polisi dikeroyok pelaku balap liar di Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis 8 Juli 2021 sekira pukul 05.00 WIB. 

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah menyebut kondisi korban bernama Aiptu Suwardi mulai membaik. 

"Lumayan membaik, sudah dicek cek ada memar di beberapa bagian dan kepala masih pusing, sehingga perlu istirahat cukup," ucap Azis dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (9/7/2021). 

Azis menambahkan, korban adalah anggota polisi senior yang akan memasuki masa purnabakti atau pensiun.  

"Usianya senior, sebentar lagi pensiun," ujarnya.

Baca juga: Praka Izroi, Paspampres yang Cekcok dengan Polisi Dapat Dukungan DPR dan Netizen

Adapun kronologi saat polisi mendapat informasi adanya kerumunan dan balap liar di sekitar Cilandak. Aiptu Suwardi sedang melaksanakan tugas dan lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara. 

Kemudian, dia melakukan respons dari informasi masyarakat dengan mendatangi lokasi adanya kerumunan dan balap liar. 

Baca juga: Penampakan Wanita Pengeroyok Polisi di TB Simatupang, Warganet: Jangan Beri Maaf

"Sesampainya di lokasi beliau melakukan imbauan agar enggak berkerumunan dan balap liar. Tapi, imbauan itu direspons balik oleh anak-anak muda tersebut dengan perlawanan dan tejadi pengeroyokan anggota kepolsian yang sedang bertugas. Saat ini korban sedang mendapat perawanan karena luka di beberapa bagian badan," jelas Azis.  

"Atas ada peristiwa tersebut, kami jajaran Polres Jaksel mengambil tindakan terhadap anggota kami yang sedang bertugas. Beberapa anak muda melakukan balap liar dan pengeroyokan, terlebih ada video yg viral 1 anggota kepolisian dikeroyok," ujarnya.

Lebih lanjut, ketiga tersangka dikenakan pasal 170 KUHP dan pasal berlapis atas perbuatan kekerasan terhadap seseorang.  

"3 orang dikenakan pasal 170 KUHP kekerasan secara bersama-sama atau pengeroyokan terhadap seseorang yang menimbulkan luka, hukuman selama 8 tahun penjara. Ada juga kita lapis dengan pasal 212, 214, 207, hingga 316 dimana ada serangkaian tindakan yaitu melawan petugas yang melaksanakan tugasnya sesuai dengan kewenangannya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini