Polisi Tangkap Sejoli Pemalsu Tes Covid-19, Ada yang Memesan untuk Bolos Kerja

Ari Sandita Murti, Sindonews · Selasa 13 Juli 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 338 2440077 polisi-tangkap-sejoli-pemalsu-tes-covid-19-ada-yang-memesan-untuk-bolos-kerja-jiGf99i7YO.jpg Ilustrasi. Foto: Antara

JAKARTA - Polisi menangkap pasangan kekasih berinisial NJ dan NBP karena menjual hasil tes swab antigen dan PCR palsu. Tes Covid-19 palsu itu bukan cuma dipakai untuk perjalanan saja, tapi juga untuk membolos kerja.

"Otaknya ini yang laki-laki, NJ, dia menawarkan lewat akun Facebook. Sedangkan pacarnya, NBP ini yang mengetiknya saat NJ dapat data," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 47.899, Berikut Sebarannya di 34 Provinsi

Menurutnya, tarif yang dipatok untuk harga per hasil tes swab antigen dan PCR palsu itu Rp170 ribu. Ada berbagai macam alasan dari si pemesan saat membeli hasil tes tersebut, misalnya saja untuk dipakai sebagai syarat perjalanan pesawat dan kereta api.

"Bahkan, ada juga yang pesan pada dua pelaku untuk dibuatkan dengan hasil positif Covid-19 agar bisa dipakai alasan untuk membolos kerja," ujarnya. 

Dia menambahkan, paling banyak yang memesan hasil tes menjadi positif itu berasal dari kalangan pekerja. Kepada polisi, kedua tersangka mengaku telah melakukan aksinya sejak Maret 2021.

Baca juga: Viral Iring-Iringan Ambulans Covid-19 Kosong, Kepala BPBD Samarinda : Tidak Benar

"Masih kami data sudah berapa banyak dia dapat pesanan. Kedua pasangan kekasih itu dijerat Pasal 263 dan atau Pasal 268 KUHP, Pasal 35 Jo Pasal 51 UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara," katanya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini