Share

Pemkot Bogor Setuju PPKM Darurat Diperpanjang

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 14 Juli 2021 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 338 2440494 pemkot-bogor-setuju-ppkm-darurat-diperpanjang-Py4JEMoujB.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendukung perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat apabila nantinya diberlakukan oleh pemerintah pusat. Pasalnya, kasus Covid-19 di Kota Bogor memang masih tinggi.

"Apa boleh buat, apabila pemerintah pusat sudah menghitung, semua kemungkinan-kemungkinan dan itu merupakan jalan terbaik maka kita harus ikuti," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, dalam keterangannya, Rabu (14/7/2021).

Dedie menambahkan, penambahan kasus positif covid-19 harian di Kota Bogor kemarin sempat mencapai angka 648 orang. Jumlah itu adalah yang tertinggi selama PPKM Darurat diterapkan.

"Itulah yang kita khwatirkan, kalau kita tidak lakukan PPKM Darurat, masyarakat masih melakukan mobilitas tinggi akibatnya jumlah orang yang terpapar covid-19 semakin banyak," ungkapnya.

Baca Juga : Polisi Tambah Pos Penyekatan PPKM Darurat, Total Jadi 998 Titik

Ditambah, kemampuan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang kian menurun. Sehingga, apapun langkah-langkag teknis yang akan diambil oleh pemerintah pusat untuk mengurangi angka covid-19 akan didukung oleh pemerintah daerah.

"Kemampuan fasilitas kesehatan kita semakin menurun, apalagi nakes banyak yang terpapar. Intinya kita tetap mendukung langkah pemerintah pusat dalam penerapan PPKM Darurat dan semua aspek serta langkah teknis yang dilakukan semua pemerintah, daerah akan dukung," tutup Dedie.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Seperti diketahui, penambahan kasus covid-19 harian di Kota Bogor kembali pecah rekor pada Selasa 13 Juli 2021. Tercatat, sebanyak 648 kasus baru setelah sempat menyentuh 622 kasus dalam sehari.

Dengan begitu, total kasus positif covid-19 di Kota mencapai 26.487 orang. Rinciannya yakni sebanyak 8.399 orang masih sakit atau dirawat, 17.788 orang sudah sembuh dan 300 orang meninggal dunia.

Kemudian, untuk kasus kontak erat totalnya sebanyak 12.954 orang. Dari jumlah tersebut, 788 orang masih dikarantina dan 12.166 orang sudah sembuh.

Selanjutnya, kasus suspek totalnya sebanyak 5.971 orang. Dengan rincian 267 orang masih sakit, 5.628 orang sudah sembuh dan 76 orang meninggal dunia.

Terakhir, untuk kasus kategori probable totalnya 108 orang. Dari jumlah tersebut, 11 orang sudah selesai isolasi atau sembuh dan 97 orang meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini