Tertangkap Kamera CCTV, Pelaku Pembuang Bayi di Jalan Bintara Akhirnya Mengaku

Rahmat Hidayat, iNews · Kamis 15 Juli 2021 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 338 2440940 tertangkap-kamera-cctv-pelaku-pembuang-bayi-di-jalan-bintara-akhirnya-mengaku-vM38FhIcrR.jpg ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BEKASI – Pihak kepolisian akhirnya menangkap seorang ibu yang membuang jasad bayi di Kota Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (13/7/2021). Aksi pelaku yang membuang bayi yang sudah meninggal itu terekam kamera pengawas CCTV sebuah sekolah swasta.

Dari rekaman CCTV sebuah sekolah SMK swasta terlihat pelaku berinisian LA (26 tahun) membuang kantong plastik besar berwarna merah yang diambil dari dalam mobil ke tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Bintara Sembilan, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jabar.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Pembuang Bayi di Jalan Bintara, Pelakunya Wanita Asal Garut

LA awalnya tidak mengakui perbuatannya, namun, setelah didesak dia akhirnya mengatakan telah membuang jasad anaknya dalam kantong plastik di lokasi tersebut.

Dalam pengakuan kepada polisi, LA mengatakan bahwa dia meahirkan seorang diri di daerah Jakarta, bahkan memotong tali pusar bayinya sendiri, tetapi menurut LA saat dilahirkan bayi itu sudah dalam kondisi meninggal dunia. Dia kemudian membungkus jasad bayi itu dengan kain dan memasukkannya ke dua kantong plastik berwarna hitam dan merah.

BACA JUGA: Warga Lebak Geger Temukan Bayi dalam Kardus di Teras Warung

Encang, seorang sopir rental yang membawa LA ke lokasi pembuangan bayi saat ini dijadikan saksi. Dia mengaku tidak memiliki hubungan dan tidak mengenal pelaku.

Kepada polisi Encang mengatakan bahwa LA dan tiga orang temannya memesan mobil rental dari Timbangan di Garut untuk diantarkan ke Cibarusah, Kota Bekasi dan menjemput adiknya di Tangerang. Dia mengaku tidak mengetahui LA membawa jasad bayi di dalam kantong plastik, karena pelaku mengatakan dia hanya membawa daging ayam yang sudah bau dan berinisiatif membuangnya di lokasi.

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman kepada pelaku LA, yang masih tampak depresi dan terguncang. Kasus ini dalam penyelidikan Polsek Bekasi Kota dan Polsek Metro Bekasi Kota.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini