120 Kendaraan Diputarbalik di Pos Penyekatan Gerbang Harapan Indah Bekasi

Widya Michella, MNC Media · Jum'at 16 Juli 2021 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 338 2441755 120-kendaraan-diputarbalik-di-pos-penyekatan-gerbang-harapan-indah-bekasi-NVqAANrX64.JPG Polisi periksa pengendara di Pos Penyekatan Gerbang Harapan Indah Bekasi (Foto: Ist)

BEKASI - Sebanyak 120 kendaraan yang terdiri dari 94 roda dua dan 26 roda empat pukul 06.00-11.00 WIB di titik penyekatan Gerbang Harapan Indah, Bekasi diputarbalik di hari kedua pembatasan mobilitas pada masa PPKM Darurat.

"Pada waktu penyekatan mulai pukul 06.00 WIB tetap kita lihat untuk pengendara roda dua dan empat. Kita cek surat-suratnya apabila ada surat tanda pengenal perusahaan termasuk surat jalan, surat kerja, surat dinas kita perbolehkan,"jelas Kapospam Gerbang Harapan Indah, Joko Peristiwantoro, Jumat,(16/07/2021).

Namun pada titik Penyekatan Gerbang Harapan Indah, Bekasi ini tidak menutup secara total lantaran Jalan Sultan Agung menjadi jalan satu-satunya kendaraan-kendaraan berat. Sehingga dilakukan buka tutup yang disesuaikan dengan arus lalu lintas (lalin).

"Jalan Sultan Agung Medan Satria ini merupakan jalan satu-satunya untuk kendaraan berat yang melintas Cakung dan Bekasi maupun sebaliknya. Kita laksanakan buka tutup yang disesuaikan dengan arus lalin mengingat banyak kendaraan yang membawa barang-barang untuk pabrik,"urainya.

Pada pelaksanaannya, lanjut Joko tetap dijalankan penyekatan dari pukul 06.00 pagi hingga 22.00 malam. Apabila kendaraan terlihat sudah mengekor panjang dan menumpuknya kendaraan-kendaraan berat di sepanjang jalan maka akan di buka sebentar, setelah terlihat longgar akan ditutup kembali.

Kaniplantas Polsek Medan Satria ini juga menyampaikan pada pukul 22.00 malam, jalan di buka total dan tidak dilakukan pemeriksaan mengingat kondisi lalu lintas sudah sepi pengendara.

"Harapan kami sebagai petugas di penyekatan mengimbau masyarakat supaya sadar tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan agar pandemi Covid-19 segera berkurang dan selesai. Masyarakat lebih aman dan nyaman untuk mobilitas di luar,"harapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini