Ajak Warga Vaksinasi Covid-19, Anies Minta Bantuan Ibu-Ibu PKK

Riezky Maulana, iNews · Senin 19 Juli 2021 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 338 2442882 ajak-warga-vaksinasi-covid-19-anies-minta-bantuan-ibu-ibu-pkk-ONTeE7CvNT.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta bantuan kepada para kader PKK DKI untuk bisa membantu pemerintah provinsi menggencarkan program vaksinasi Covid-19. Adapun caranya, mengajak masyarakat untuk berbondong-bondong ke tempat penyedia layanan vaksin.

"Kita sekarang mengadakan program vaksinasi, puskesmas, klinik, tempat-tempat pelayanan kesehatan mereka menyiapkan vaksinnya. Mereka menyiapkan tenaganya dan tempatnya. Kami memerlukan dukungan ibu-ibu untuk mengajak warga berbondong-bondong ke tempat vaksinasi," ujar Anies ketika memberikan arahan secara virtual, Senin (19/7/2021).

Lebih jauh Anies pun menjelaskan bagaimana proses vaksin itu bekerja melindungi warga dari virus. Dia mengibaratkan vaksin adalah seorang pendidik yang tengah mengajari tubuh untuk dapat mengetahui virus dalam dosis yang terukur.

"Tidak membahayakan, tapi badan jadi tahu. Sehingga ketika terpapar, maka badan bisa menangkis dengan benar, dengan cepat dan dengan baik," katanya.

Baca Juga : Manfaatkan PPKM Darurat, Sepasang Kekasih Ini Lakukan Prewedding di Jalanan

Di depan ibu-ibu PKK, Anies mengklaim bahwa mereka yang telah divaksin dan terpapar Covid-19 jumlahnya sedikit. Persentase yang disebut Anies pun hanya mencapai 0,3, sedangkan yang sudah mendapatkan dosis vaksin kedua hanya 0,01 persen.

"Jadi kalau sudah tervaksin, Insya Allah lebih terlindungi daripada yang tidak tervaksin. Begitu juga ketika sampai kepada tingkat kematian. Mereka yang sudah tervaksin jauh lebih aman dibandingkan yang belum vaksin," tuturnya.

Anies menyasar 1.000 warga yang bisa disuntik vaksin setiap harinya dari masing-masing kelurahan. Nantinya, ibu-ibu PKK tersebut ditugaskan untuk mengajak sedikitnya 100 warga jika di kelurahan itu terdapat 10 RW.

"Jadi mohon ya ibu-ibu, para tim penggerak dan dasa wisma untuk berbondong-bondong setiap hari bisa mengerahkan 1.000 orang. Kalau dalam satu kelurahan ada 10 RW, maka setiap RW mengirimkan 100 orang untuk vaksin tiap hari," jelasnya.

Dia mengatakan, cara yang kerjakan ini merupakan upaya agar warga DKI Jakarta terlindungi, dan dapat melewati pandemi Covid-19 dengan kondisi yang sehat. (aky)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini