Bejat! Ayah di Tambora Ratusan Kali Perkosa Anak Tiri saat Istrinya Tidur Pulas

Dimas Choirul, MNC Media · Senin 19 Juli 2021 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 338 2443057 bejat-ayah-di-tambora-ratusan-kali-perkosa-anak-tiri-dilakukan-saat-istri-tidur-pulas-3yknMfczDH.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat mengungkap fakta baru kasus pemerkosaan seorang ayah terhadap anak tirinya di Tambora, Jakarta Barat. Ternyata, sudah ratusan kali ayah tiri berinisial AS (49) mencabuli STA (15).

Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh mengatakan, gadis belia itu dicabuli ayah tirinya selama tiga tahun lamanya atau sejak 2018.

Baca juga: Bejat! Dua Kakek di Mojokerto Cabuli Gadis ABG hingga Hamil

"Tersangka bisa berbuat asusila terhadap korban sampai seminggu dua sampai tiga kali. Sehingga kalau dihitung tiga tahun kemungkinan bisa mencapai ratusan kali," ujar Bismo dalam keterangan rilis di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (19/7/2021). 

Selama tiga tahun itu, AS mencabuli STA di dua lokasi kontrakan, pertama di kawasan Jelambar, Grogol Petamburan. Kemudian di kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Bismo menjelaskan, sang anak tidur bertiga satu ranjang dengan ayah dan ibunya. Kemudian, saat situasi memungkinkan, pelaku langsung melakukan aksi pemerkosaan terhadap anak tirinya.

Baca juga: Kakek di Blitar Cabuli Gadis Bawah Umur Sepulang Mengaji, Diiming-imingi Uang Jajan

"Dalam satu lokasi (tidurnya), ibu kandung tidur pulas jadi jam 2 (dua) malam terjadi (pemerkosaan)," ungkapnya.

Sang ayah sempat melontarkan rayuan untuk membujuk anak tirinya itu melakukan hubungan badan.

"Tersangka ini melakukan serangkaian bujuk rayu, kebohongan tipu muslihat kepada korban," ungkapnya.

Saat tersangka ditangkap, polisi turut mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan sebuah laptop yang dibelikan tersangka kepada anak tirinya agar tutup mulut. 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat 2 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun atau paling lama 15 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini