Anies ke Pengurus Masjid: Sadarilah Rumah Sakit Sudah Penuh

Komaruddin Bagja, Sindonews · Rabu 21 Juli 2021 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 338 2443636 anies-ke-pengurus-masjid-sadarilah-rumah-sakit-sudah-penuh-TaPtTurBgR.jpg Gubernur DKI Anies Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi masih adanya warga Jakarta yang Sholat Idul Adha berjamaah baik di lapangan maupun di Masjid. Pihaknya pun mengingatkan pengurus masjid agar menyadari risiko penularan Covid-19.

"Inilah, saya berharap semuanya sadari risiko penularan jadi nanti kita sama sama mementingkan syariat terlaksana dengan baik tapi keselamatan juga terjaga kepada pengurus masjid," kata Anies di Jakarta, Selasa 20 Juli 2021.

Baca Juga:  5.119 Pekerja Migran Jalani Karantina Covid-19 di Wisma Atlet Pademangan

Mantan Mendikbud itu juga mengingatkan akan sulitnya apabila terkonfirmasi positif Covid-19. Belum lagi jika terpapar varian delta yang penularannya lebih berbahaya.

"Kepada pengurus masjid sadarilah rumah sakit ini sudah penuh rumah sakit itu penuh. Jadi ini bukan soal dilarang saja tempatnya kalau sakit sulit sekarang saya anjurkan kepada semua mengingatkan bukan saja potensi penularan tetapi kalau terpapar dan sakit risikonya tinggi sekali," tutupnya.

Diketahui, umat Islam baru saja merayakan Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah. Semenetara sebelumnya, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melakukan pertemuan dengan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sejumlah ormas Islam.

Pertemuan membahas kondisi terkini Covid-19 dan pengambilan sikap bersama atas kondisi tersebut. Ma’ruf Amin menyampaikan, memang sebelumnya sudah ada pernyataan bersama antara Pemerintah, MUI, dan Ormas Islam.

Baca Juga:  DPR Minta Layanan Rumah Sakit untuk Penyakit Non Covid-19 Kembali Dioptimalkan

Namun, perkembangan situasi Covid-19 yang mengkhawatirkan dan bertepatan dengan momen Idul Adha, maka keputusan bersama untuk saat ini perlu dipertegas kembali. Dengan tujuan menghambat laju Covid-19 dan menghindarkan momen Idul Adha sebagai klaster baru Covid-19.

“Malam ini kami sepakat untuk membuat pernyataan bersama sebagai suatu ketegasan sikap, bahwa Idul Adha supaya dilakukan di rumah saja, takbir di rumah saja, ” ujar Kiai Ma’ruf, Minggu 18 Juli 2021 di Kediaman Wapres, Jakarta pasca pertemuan dengan Pimpinan Ormas Islam tingkat Pusat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini