Tingkat Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangerang Turun

Isty Maulidya, Okezone · Rabu 21 Juli 2021 16:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 338 2443879 tingkat-keterisian-tempat-tidur-pasien-covid-19-di-tangerang-turun-JLoEUoJZ3P.jpg Tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di Tangerang turun (Foto: Isty Maulidya)

TANGERANG - Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 di Kota Tangerang, Banten turun menjadi 85 persen. Padahal sebelumnya, BOR di Kota Tangerang pada akhir Juni 2021 mencapai 93 persen. 

"Data per tanggal 20 Juli, tingkat keterisian tempat tidur Covid-19 dari 32 RS turun menjadi 85,83 persen. Sedangkan kapasitasnya, dari 1.834 tempat tidur dan 170 ICU, terisi 1.567 tempat tidur dan 153 ICU,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: Nakes di Wisma Atlet Banjir Ucapan Terima Kasih dari Penyintas Covid-19

Ia pun menjelaskan, untuk penurunan keterisian tempat tidur RIT di akhir Juni mencapai 100 persen hingga pasien harus melakukan waiting list. Sedangkan data terkini, kata dr Liza, tingkat keterisian tempat tidur RIT hanya 48,97 persen. Terinci, tujuh RIT yang dioperasionalkan dengan kapasitas 434 tempat tidur, hanya terisi 179 tempat tidur atau kosong 255 tempat tidur.

“Penurunan ini, selain kasus yang mulai menunjukkan penurunan secara perlahan, juga dikarenakan banyak pasien OTG yang memilih untuk isolasi mandiri di rumah saja. Mereka lebih nyaman di rumah sendiri, banyak juga karena mereka isolasinya se-keluarga. Selain itu, di rumah juga sudah dikirim obat-obatan oleh Puskesmas, dan bantuan permakanan setiap hari oleh satgas Covid-19 setempat,” jelas Liza.

Baca Juga:  575 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di Kabupaten Bogor Sepanjang Juli 2021

Ia pun mengimbau, kabar baik ini harus disertai dengan peningkatan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes). Diharapkan, keterisian tempat tidur baik di RS maupun RIT bisa terus menurun, hingga 20 persen seperti belum lebaran.

“Jangan sampai lengah, karena penanganan ini butuh komitmen kuat semua elemen tanpa terkecuali. Sehingga, kondisi Covid-19 di Kota Tangerang bisa dikendalikan dengan kondisi aman. Ayo terus bekerjasama, bahu-membahu, untuk pengendalian Covid-19. Kota Tangerang sehat, ekonomi kembali pulih,” tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini