Trik Polisi Hindari Kerumunan saat Salurkan Daging Kurban

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 21 Juli 2021 18:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 338 2443942 trik-polisi-hindari-kerumunan-saat-salurkan-daging-kurban-MyKRbKibLB.jpg Polisi membagikan paket daging kurban untuk driver ojol (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Di tengah momentum perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 H, Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengirimkan paket kurban barokah yang sudah di olah menjadi daging rendang, sebanyak 800 ke masyarakat setempat. Polisi punya trik agar tidak terjadi kerumunan saat membagikannya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana, mengatakan pemberian daging kurban olahan tersebut diberikan sebagai salah satu upaya meringankan beban masyarakat di tengah PPKM Level 4 Covid-19.

"Paket kurban barokah daging olahan, dengan total 800 paket, kami serahkan kepada masyarakat," kata Putu kepada wartawan, Jakarta, Rabu (21/7/2021).

Pemberian daging kurban yang sudah dalam bentuk olahan tersebut dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya kerumunan saat pembagian.

Selain daging olahan, Polres Pelabuhan juga menyalurkan bantuan berupa beras sebanyak 1.100 Kilogram (Kg). Dan sembako sebesar 70 paket.

"Jadi total bansos yang kami serahkan pada hari ini sejumlah 1.090. Itu diberikan kepada warga terdampak Covid-19," ujar Putu.

Adapun masyarakat yang diberikan bantuan diantaranya, ojek Kopegmar, ojek online, petugas kebersihan wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, buruh TKBM Pelabuhan Tanjung Priok, sopir truk trailer, security.

Baca Juga : Kasus Positif Covid Bertambah 33.772, Ini Sebarannya di 34 Provinsi

Lalu, warga Kalibaru, petugas kebersihan wilayah Pelabuhan Kalibaru, buruh TKBM Kalibaru, ojek pengkolan Kalibaru, petugas kebersihan wilayah Pelabuhan Sunda Kelapa, warga Muara Angke dan warga yang isoman, pengurus Masjid Muara Angke, buruh bongkar muat Pelabuhan Muara Baru, sopir bajaj, pemulung, tukang tambal ban dan pedagang kaki lima.

"Kami berharap dengan adanya bantuan ini dapat membantu warga-warga yang memang membutuhkan di saat situasi PPKM Level 4 seperti saat ini," kata Putu Kholis.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini