Jambret Bercelurit Rampas HP Anak Kecil, Korban Diancam dan Dipukul

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 22 Juli 2021 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 338 2444322 jambret-bercelurit-rampas-hp-anak-kecil-korban-diancam-dan-dipukul-mCsl4a5aHC.jpeg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Seorang anak kecil bernisial S (13) diduga jadi korban perampokan disertai kekerasan oleh dua pelaku tak dikenal di kawasan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.

Ayah korban, Santo mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa 20 Juli 2021 atau pada hari H Idul Adha. Saat itu, S baru saja pulang dari rumah neneknya menggunakan sepeda.

Saat melintas di jalan arah Percetakan Negara dekat pertigaan Jalan Mardani, S dipepet oleh dua orang tidak dikenal dengan sepeda motor. S lalu ditendang hingga terjatuh dari sepedanya.

Baca juga: Kerap Jadi Korban Perampokan, Ratusan Warga Blokade Jalan Kota Sorong

"Anak saya ditendang oleh pengendara sepeda motor matic warna hitam. Setelah itu jatuh. Pas bangun lalu dipukul oleh pelaku," kata Santo saat berbincang dengan MNC, Kamis (22/7/2021).

Setelah dipukul, S juga sempat diancam seraya dikalungi celurit lehernya oleh pelaku. Kemudian handphone milik anak tersebut langsung diambil. "Anak saya dikalungi celurit dan diambil satu buah HP,” ungkap Santo.

Baca juga: Pelaku Begal di Warung Bubur Beraksi dalam Kondisi Mabuk

Saat pelaku hendak melarikan diri, korban berteriak. Bocah malang tersebut justru kembali dipukul oleh bandit jalanan tersebut, sebelum mereka tancap gas. 

"Pelaku mau melarikan diri, lalu anak saya meneriaki maling lalu dipukul lagi sama pelaku. Itu kejadiannya tanggal 20 Juli 2021 kurang lebih jam 18.30 WIB," ucap Santo.

Saat ini, anak korban pembegalan tersebut masih trauma. Santo berencana melaporkan peristiwa sadis ini ke Polsek Cempaka Putih, sambil meminta petunjuk selanjutnya. 

"Anak saya trauma. Dari tanggal 20 hingga kini anak saya bengong, nangis enggak mau makan. Saya akan proses secara hukum, takutnya di kemudian hari terjadi hal serupa kepada anak-anak lainnya," tutup Santo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini