Kabar Baik, Zona Merah Covid-19 di Kota Bekasi Sisa Satu RT

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Jum'at 23 Juli 2021 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 338 2444908 kabar-baik-zona-merah-covid-di-kota-bekasi-sisa-satu-rt-ZYz9zJUYGF.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menyatakan angka penyebaran Covid-19 di wilayahnya sudah mulai bergerak lambat. Hal tersebut dinyatakan setelah zona merah Covid-19 menyisakan satu Rukun Tetangga (RT) di wilayah Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria, adapun ribuan RT di wilayahnya masuk zona hijau, kuning dan oranye.

Berdasarkan Data Kriteria Zona Pengendalian Kasus Covid-19 di Kota Bekasi melalui tingkat RT, sebanyak 7.135 RT di 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi memiliki kriteria dalam pengendalian Covid-19. Wilayah tersebut sudah ditandai dengan baik zona hijau, orange, kuning dan merah agar memudahkan dalam pengendalian virus corona.

”Hingga hari ini menyisakan 1 wilayah RT saja yang masuk ke dalam zona merah, jadi PPKM Level 4 kita fokuskan di tingkatan RT,” kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi kepada MNC Portal, di RSD Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat (23/7/2021).

Saat ini, kata dia, Zona Hijau sebanyak 5.531 RT, Zona Orange sebanyak 104 RT, Zona Kuning 1.499 RT dan terakhir Zona Merah 1 RT. Sedangkan data yang masuk hingga siang ini, warga Bekasi yang terkomfirmasi Covid-19 sudah tembus angka 74.998 kasus. Untuk kasus aktif sebanyak 7.127, angka kesembuhan 66.900 dan angka kematian 971 orang.

Baca Juga : Pesan Anies ke Orangtua di Hari Anak Nasional: Patuhi Prokes dan Bawa Vaksinasi

Rahmat menegaskan, dalam penerapan PPKM Level 4 di wilayahnya masih terfokuskan ditingkatan RT dan RW. Dengan penerapan ditingkatan RT dan RW tersebut bisa memudahkan untuk menguraikan tingkat penyebaran Covid-19.”Kalau saya tetap itu, karna memang cara paling mudah untuk mengurai penyebaran dari tingkat RT RW,” ungkapnya.

Bahkan, kata dia, sebelum ada penerapan PPKM, pemerintah setempat sudah terlebih dahulu menerapkan aturan pembatasan di tingkat RT dan RW.”Kita sejak awal sudah siaga penyebaran Covid-19 di tingkat RT RW, sampai kita buat dalam penyebaran ini kita sebut darurat RW dan kita namai dalam penanganannya dengan sebutan RW Siaga,” tegasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini