95 Warga Bogor Meninggal saat Isoman, Dedie Rachim: Kita Betul-Betul Kaget

Haryudi, Koran SI · Sabtu 24 Juli 2021 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 338 2445367 95-warga-bogor-meninggal-saat-isoman-dedie-rachim-kita-betul-betul-kaget-IRU2vLo7g0.jpg Dedie A Rachim. (Foto: Dok Okezone.com)

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim selaku Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bogor mengaku kaget adanya 95 warga isolasi mandiri (isoman) meninggal dunia.

Menurut Dedie, data tersebut berdasarkan laporan selama dua pekan terakhir. Tingkat kematian akibat Covid-19 di Kota Bogor cukup tinggi.

"Jadi yang namanya kesiapan untuk pemulasaraan dan lain sebagainya kita betul-betul kaget. Dan akhirnya kita harus carikan jalan, salah satunya tentu dari kontribusi, donasi dari berbagai pihak termasuk dari yang pada pagi hari ini yang kita terima," ungkap Dedie dalam keterangan pers yang diterima Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Ketua DPRD Pamekasan Larang Pengurus Masjid Umumkan Orang Meninggal

Dedie mentakan, dibutuhkan banyak peti jenazah untuk pemulasaran. Untunglah banyak bantuan dari berbagai kalangan berdatangan.

Meski demikian, Dedie mengaku soal kematian ini tak hanya soal peti mati, tapi juga persoalan penanganan Covid-19 di Kota Bogor yang harus dipecahkan.

"Seiring dengan situasi dan perkembangan kasus yang mulai membaik. Seperti persoalan oksigen, obat-obatan, maupun perawatan untuk mereka pasien Covid-19 yang sedang isoman," katanya.

Dedie mencontohkan, di Kecamatan Bogor Barat saja, ada sekitar 1.300 warga yang sedang melakukan isoman. "Ini yang kita hadapi. Tapi apa boleh buat, dalam situasi ini yang paling penting adalah bagaimana pemerintah hadir, pemerintah bisa me-manage segala daya upaya yang ada dan paling tidak bisa menenangkan rakyat," sambung Dedie.

Baca juga: WHO Anjurkan Indonesia Lakukan Pengetatan, Ini Respons Satgas Covid-19

Seperti diketahui, data terbaru Covid-19 di Kota Bogor sejak awal pandemi hingga saat ini telah mencapai 30.092 orang. Rinciannya, 3.393 orang masih sakit atau konfirmasi aktif, 26.333 sembuh dan meninggal dunia 366 orang, pada Jumat (23/7/2021).

"Penambahan kasus harian positif COVID-19 sebanyak 343 orang dan sembuhnya bertambah 483 orang dan yang meninggal bertambah 8 orang," katanya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini