Dianggap Ampuh, Ganjil-Genap di Kota Bogor Diperpanjang Sepekan ke Depan

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Minggu 25 Juli 2021 22:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 25 338 2445835 dianggap-ampuh-ganjil-genap-di-kota-bogor-diperpanjang-sepekan-ke-depan-Ho7bil6ml7.JPG Wali Kota Bogor saat umumkan perpanjangan Ganjil Genap (Foto: Okezone/Putra)

BOGOR - Satgas Covid-19 Kota Bogor memutuskan untuk memperpanjang aturan ganjil genap selama sepekan ke depan terhitung mulai 26 Juli-1 Agustus 2021 mendatang. Keputusan ini menyusul efektivitas ganjil genap untuk menekan mobilitas masyarakat.

"Satgas Kota Bogor memperpanjang ganjil genap pada hari kerja, tidak hanya hari weekend dan ini akan berlangsung selama satu minggu ke depan," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, kepada wartawan, Minggu (25/7/2021).

Ganjil genap ini diharapkan dapat lebih mengatur mobilitas masyarakat di wilayah Kota Bogor. Karena itu, perlu dukungan dari semua elemen masyarakat.

"Mengapa ini kami lakukan? Sekali lagi, kami ingin merubah dari melarang jadi mengatur. Mengatur agar masyarakat menahan diri satu hari untuk tidak keluar untuk membelanjakan kebutuhan dan sebagainya. Sehingga keberhasilan kita mengatasi covid-19 ini sangat bergantung pada masyarakat. Dimohon masyarakat turut mensukseskan sehingga mobilisasi bisa berkurang secara signifikan dan angka covid-19 bisa kita kendalikan," ungkap Susatyo.

Terkait aturan, masih sama dengan ganjil genap sebelumnya dengan 17 titik check point selama 24 jam secara situasional. Dalam hal ini, petugas juga akan memantau sentra perdagangan apakah ganjil genap sejalan dengan angka pengunjung.

"(Aturan) masih sama. Kami akan tetap memberlakukan 24 jam pada 17 titik sekat dengan 4 pola yang akan kami lakukan berdasarkan evaluasi setiap jam kami mengukur berapa kepadatan lalu lintas. Nah ini yang menjadi pertimbangan apakah pada ruas-ruas tertentu, pada pola A, pola B, pola C, pola D yang akan kami laksanakan. Tapi pada prinsipnya kita melaksanakan 24 jam," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa ganjil genap memanh cukup efektif menekan mobilitas. Terlihat, ada penurnan kasus covid-19 meski belum terlalu signifikan.

"Angka menunjukan memang ada tren sedikit melandai kasus positif turun grafiknya walaupun belum signifikan. Angka kesembuhan juga naik. Jadi kami melihat mobilitas warga ini perlu terus ditekan lagi karena trennya sudah bagus. Itu yang mendasari kami melanjutkan ganjil genap," tutur Bima.

(kha)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini