Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jakarta Capai 92%

Komaruddin Bagja, Sindonews · Senin 26 Juli 2021 22:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 26 338 2446397 tingkat-kesembuhan-pasien-covid-19-di-jakarta-capai-92-2eCrMAZhiN.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini, pihaknya melakukan tes PCR untuk mendeteksi Covid-19  terhadap sebanyak 22.693 spesimen.

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.792 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.662 positif dan 14.130 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes antigen hari ini sebanyak 5.058 orang dites, dengan hasil 322 positif dan 4.736 negatif," kata Dwi di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 182.889 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 484.374 per sejuta penduduk," terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 12.107 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 51.995 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 794.935 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 731.504 dengan tingkat kesembuhan 92%, dan total 11.436 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,4%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%," tambahnya.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 23,9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,4%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini