Anies: Kabar Covid-19 di Jakarta Tak Dikurangi, Tanpa Ditutup-tutupi

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 27 Juli 2021 06:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 338 2446447 anies-kabar-covid-19-di-jakarta-tak-dikurangi-tanpa-ditutup-tutupi-jgpgHuj2Lz.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan masyarakat agar tidak cepat puas dengan penurunan kasus Covid-19 di Ibu Kota.

"Jadi di Jakarta tercatat 64.000 orang tiap hari ini positif Covid-19, belum sembuh dan 60 angka 64 ribu ini adalah 2 kali lebih tinggi dibandingkan Puncak gelombang pertama yang lalu, jadi ketika kita sekarang mengatakan bahwa kondisinya menurun dibanding bulan lalu, jangan kemudian cepat puas karena status hari ini itu masih dua kali di gelombang pertama dulu," kata Anies dalam siaran YouTube resmi Pemprov DKI, Senin (26/7/2021).

Kemudian, lanjut Anies, positivity rate DKI Jakarta saat ini sekitar 25%, ini masih jauh di atas rekomendasi ideal dari WHO yakni di bawah 5%.

"Aman itu bila positivity ratenya itu di bawah 5 persen, Apa itu positivity rate? jumlah orang yang hasil tracing lalu mereka di tes dari situ ketemu prosentasi mereka yang positif itulah yang positif itu kita sebut positivity rate," tambahnya.

Mantan Mendikbud itu menambahkan, Jakarta testingnya sudah melakukan testing sangat tinggi 15 kali lebih tinggi daripada persyaratan yang diharuskan di WHO.

"Dan kita selalu di angka tinggi, Mengapa? karena kita ini bisa menjangkau lebih cepat mereka-mereka yang terpapar positif dan kami di Jakarta dari awal, sejak awal pandemik selalu transparan menyampaikan data apa adanya, tidak ditambah tidak dikurangi selalu merujuk pada pendekatan ilmiah dalam kebijakan yang kita ambil dan selalu menyampaikan apa adanya," jelasnya.

"Kabar yang ada di Jakarta kita sampaikan tanpa dikurangi, tanpa ditutup-tutupi karena kita percaya bahwa masyarakat di Jakarta menginginkan informasi yang benar informasi yang bisa dipercaya dan kami pun yakin informasi yang benar, informasi yang dipercaya ini yang akan membuat masyarakat bisa bertindak dengan benar, bertindak dengan baik dan sama-sama kita menghadapi pandemi ini dengan cara yang benar," jelasnya.

Meskipun begitu, ia mendorong masyarakat agar lebih menaati lagi aturan PPKM Level 4 dan protokol kesehatan.

"Jadi kembali kepada IGD, Alhamdulillah antrian sudah terurai, tapi tempat tidur kamar isolasi Masih padat ICU juga Masih padat. Jadi kalau lihat situasi ini tren penurunan itu nyata Terlihat tapi situasi ini masih jauh dari ideal jangan, karena itu penting sekali bagi kita semua untuk, yuk kita lanjutkan, Yuk kita teruskan momentum perbaikan ini," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini