Viral Video Penggerebekan Penjual Tabung Oksigen Palsu, Warganet Meradang

Tim Okezone, Okezone · Selasa 27 Juli 2021 09:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 338 2446518 viral-video-penggerebekan-penjual-tabung-oksigen-palsu-warganet-meradang-yzhDOYW9YF.jpg Foto: Tangkapan layar video viral.

JAKARTA - Polres Metro Tangerang Kota menggerebek dan menangkap pelaku penjual tabung oksigen palsu, di sebuah hotel di kawasan Taman Sari, Senin 26 Juli 2021.

Video penggerebakan diunggah akun @lambe_turah dan viral di media sosial. Dalam video, terlihat polisi menginterogasi seorang pria berkaus merah. Pelaku berusaha membantah aksi ilegalnya.

“Barang lu banyak,” kata seorang polisi. “Ya Allah, enggak ada bang, ini doang, ini titipan bang,” jawab pria berkacamata itu. 

“Izin lu mana?” cecar polisi lagi, namun pria tersebut tak bisa menjawab. “Ini isi ulang bang,” ujarnya. 

Kelakuan oknum tersebut membuat warganet meradang. Postingan itu dibanjiri 8 ribu komentar berisi kemarahan.

"OTAK KAU DI MANA??? kasih dia hukuman 1 bulan di kamar mayat jenazah covid," tulis @buckorimci5.

Pengungkapan ini berawal dari penangkapan IF yang kedapatan menyalahgunakan narkoba jenis sabu oleh Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Deonijiu De Fatima mengatakan, tersangka telah melakukan aksi tersebut selama 1 bulan. Tersangka menjual alat kesehatan itu melalu daring. Dari hasil jualannya itu, IF meraup untung sebesar Rp10 juta.

"Dia melakukan berdagang dan menjual sekaligus menumpuk alat kesehatan. Yang mana selama ini alat-alat ini dibutuhkan saat pandemi, seperti tabung oksigen. Dia tumpuk dan dijual secara online," kata Denoijiu, Senin.

Baca juga: Tipu Pasien Covid-19, Pria Ini Jual Tabung Oksigen Rp7,5 Juta

Tak hanya menimbun, tersangka memasang harga yang jauh dari harga normal. Alat kesehatan yang ditimbun juga beragam, mulai tabung oksigen, regulator oksigen, masker medis, sarung tangan medis, obat-obatan untuk perawatan pasien Covid-19, sampai vitamin. 

"Untuk 1 tabung oksigen ini dijual hingga Rp4,5juta padahal harga normal hanya Rp400 sampai 500 ribu," kata Deonijiu.

Tidak hanya memasang harga yang tinggi, IF mengubah tabung yang dulunya berwarna merah dan berisi Co2 menyerupai tabung oksigen. Tabung tersebut dicat ulang menjadi warna putih untuk mengelabui korbannya.

"Tabung ini sebenarnya warna merah, untuk Co2 malah digunakan untuk o2 (oksigen) ini sudah tidak pada tempatnya," ujar Deonijiu.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini