Pemakaman Covid-19 Dipungut Rp1 Juta, Ini Penjelasan Pemkot Tangsel

Hasan Kurniawan, Okezone · Rabu 28 Juli 2021 19:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 338 2447513 pemakaman-covid-19-dipungut-rp1-juta-ini-penjelasan-pemkot-tangsel-XocoHDgnKS.jpg Jenazah Covid-19 di TPU Jombang, Tangsel sebelum dikebumikan (Foto: Hasan Kurniawan).

TANGERANG SELATAN - Proses pemakaman jenazah pasien Covid-19 di TPU Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata tidak gratis. Warga dipungut retribusi pertiga tahun sebesar Rp250 ribu hingga Rp1 juta.

Biaya retribusi ini ternyata ada dalam Perda No 9 tahun 2014 tentang Retribusi. Dalam aturan itu, warga yang ber KTP Tangsel dipungut biaya retribusi sebesar Rp250 ribu, dan luar Tangsel sebesar Rp1 juta.

Kasih Pemakaman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel Nazmuddin mengatakan, biaya retribusi ini berlaku bukan hanya untuk jenazah pasien Covid-19 di TPU Jombang.

"Retribusi ini berlaku untuk semua TPU di Tangsel. Untuk angkutan, peti mati sama gali kuburnya, kita gratiskan. Kalau di TPU insyallah, saya selalu bilang jangan sampai ada pungutan," katanya, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Mendagri Sebut Masyarakat Tangsel Masih Kesulitan Dapat Kamar di RS Rujukan Covid-19

Menurut dia, retribusi pemakaman ini memang masih banyak warga yang belum tahu. Padahal, dia sudah banyak melakukan sosialisasi. Namun, bagi warga yang tidak tahu dan kaget menurutnya wajar.

Sementara itu, Kepala TPU Jombang, Tabroni mengatakan, akibat ketidaktahuan warga banyak yang menyalahkan pihak TPU Jombang. Padahal, petugas di lapangan sudah bekerja tanpa henti dari pagi hingga malam.

"Itu retribusi bang, memang ada perdanya. Rp250 ribu untuk KTP Tangsel, dan Rp1 juta untuk luar Tangsel. Itu untuk tiga tahun. Ini kadang salah paham terus. Sosialisasi padahal sudah," ujarnya.

Baca juga: Ingat! KTP Elektronik Pelanggar PPKM Level 4 Tangsel Diblokir Sebulan

Ia melanjutkan, terkadang ada saja aduan masyarakat terkait retribusi itu yang memberatkan pihak TPU Jombang.

"Jadi yang Rp250 ribu itu buat izin penggunaan petak makam dan itu resmi disetor ke BJB, berlaku tiga tahun. Itu tidak termasuk nisan dan rumput, beda lagi. Untuk pemasangan nisan dan rumput anak-anak yang kelola," bebernya.

Baca juga: Disatroni 5 Perampok, Pedagang Sayur di Tangsel Dibacok Celurit

Sementara itu, salah seorang warga berinisial RM (41) mengaku tidak tahu menahu adanya biaya retribusi itu. Dia pun mengaku kaget saat dimintai Rp1 juta oleh pengelola makam TPU Jombang dan menanyakan aturannya.

"Ya, jadi saat mau memakamkan saudara saya yang kena Covid-19, keluarga malah dimintai biaya pemakaman Rp1 juta. Saya bingung pak, sebenarnya jenazah Covid-19 itu gratis atau tidak pemakaman," pungkasnya.

Baca juga: Berani Sepelekan PPKM Darurat, Siap-Siap Dihukum 1 Tahun Penjara

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini