Share

Bupati Bogor Siapkan 5 Strategi Hadapi Covid-19, Ini Paparannya

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 29 Juli 2021 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 338 2447955 bupati-bogor-siapkan-5-strategi-hadapi-covid-19-ini-paparannya-VlWbMzS5Ty.JPG Bupati Bogor, Ade Yasin (Foto: Dok Pemkab Bogor)

BOGOR - Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan strategi terkait penanganan Covid-19 dalam Forum Nasional bertema 'Kajian Operasional Membangun Kepemimpinan Kolaboratif dalam Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19' secara virtual di Pendopo Bupati, Cibinong, Kamis (29/7/2021).

Ada lima strategi penanganan Covid-19 yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor pertama menyelamatkan seluruh masyarakat Bogor yang terancam Covid-19. Kedua, menangani masyarakat sehat yang terkonfirmasi Covid-19 (OTG).

Ketiga, lanjut Ade Yasin, menangani masyarakat terkonfirmasi Covid-19 dan bergejala. Keempat, menangani masyarakat yang meninggal akibat Covid-19 baik di rumah sakit atau di rumah. Terakhir, menangani dampak sosial dan pemulihan ekonomi.

"Menyelamatkan seluruh masyarakat yang terancam Covid-19 yakni dengan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan, pembentukan kampung siaga dan kampung tangguh Covid, melaksanakan penegakan disiplin melaksanakan pembatasan dan pengetatan, meningkatkan tracking atau tracing, dan percepatan vaksin. Kami mengoptimalkan 3.975 kampung dan RW siaga," kata Ade Yasin.

Tak hanya itu, pihaknya juga menangani masyarakat sehat dan terkonfirmasi positif (OTG) yakni dengan mendirikan pusat isolasi tingkat desa, pusat isolasi tingkat kecamatan dan pusat isolasi kabupaten. Serta membentuk Tim Bogor Gercep yang membantu membagikan makanan bagi warga yang isoman.

"Berikutnya, menangani yang rerkonfirmasi Covid-19 dan bergejala dengan membuat rumah sakit Covid sebanyak 29 unit, menambah ruang ICU, menambah tempat tidur isolasi, menambah ICU dan Velbed untuk antrian ICU, mendirikan posko serta Satgas oksigen. Saya juga instruksikan kepada seluruh kepala desa dan lurah untuk untuk mengoptimalkan layanan kedaruratan. Setiap desa harus mengaktifkan call center siaga dan mobil siaga," ungkapnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Kemudian, untuk menangani masyarakat yang meninggal akibat Covid-19 baik di rumah sakit atau di rumah yakni dengan membentuk Tim Pemulasaran jenazah. Tim Pemulasaran jenazah terdiri dari Linmas, Amil, TNI dan Polri, menambah TPU untuk Covid, membentuk tim negosiasi untuk pemakaman sesuai protokol kesehatan, serta menambah peti jenazah.

"Terakhir, menangani dampak Covid-19 yakni dampak sosial dan pemulihan ekonomi. Kami juga melaksanakan percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor. Saat ini sedang berjalan vaksinasi massal serentak di 40 kecamatan dua kali seminggu. Dengan target sasaran 160 ribu orang per minggu atau 2.000 orang per kegiatan masing-masing kecamatan. Itu di luar dari yang rutin seperti di Puskesmas, dan rumah sakit yang ada, kami juga melaksanakan vaksinasi massal di Stadion Pakansari biasanya peserta paling sedikit 5.000 orang," jelas Ade Yasin.

Ade Yasin menambahkan, lelaksanaan vaksinasi massal diselenggarakan oleh Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan dengan melibatkan 1.070 vaksinator, guru dan staf kecamatan untuk admin. Penyelenggaraan vaksinasi massal dilakukan secara serentak di 40 kecamatan secara rutin setiap hari Senin dan Rabu selama bulan Juli 2021.

"Pendaftaran pelayanan vaksinasi dibuka mulai pukul 07.30 WIB, ditutup pukul 14.00 WIB dan setiap kegiatan vaksinasi massal ini tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan 5 M," tutupnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini