Warga Kota Tangerang, Jika Bansos Covid-19 Dipotong Lapor ke Nomor Ini!

Isty Maulidya, Okezone · Kamis 29 Juli 2021 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 338 2448065 warga-kota-tangerang-jika-bansos-covid-19-dipotong-lapor-ke-nomor-ini-Lz09pLceEV.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang membuka layanan pengaduan masyarakat yang menemukan adanya pungutan liar dalam penerimaan dana bantuan sosial. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti hasil temuan Menteri Sosial saat melakukan tinjauan pemberian bansos di Kecamatan Pinang, dan Kecamatan Karang Tengah pada 28 Juli 2021 lalu.

"Menindaklanjuti keluhan terkait bansos, kami berkoordinasi dengan kepolisian dan juga kejaksaan membuat hotline bersama. Masyarakat yang merasa dana yang turun dipotong, atau dimintai sejumlah uang bisa melapor ke nomor tersebut," ujar Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah pada Kamis (29/7/2021).

Arief menjamin warga yang melaporkan akan dilindungi data dan informasi pribadinya, sehingga warga tidak perlu takut untuk melapor. Selain itu, pelapor juga tetap akan mendapatkan haknya apabila terdaftar sebagai penerima bantuan baik itu bansos tunai atau BPNT.

"Nama pelapor tentunya akan dirahasiakan, dan tetap akan dapat jaminan bantuan," ujarnya. Apapun jenis bantuannya baik BST, BPNT maupun PKH, jika mengalami pungli silahkan laporkan," imbuhnya.

Arief menekankan Pemkot Tangerang tidak mentolerir tindakan pungutan liar di Kota Tangerang yang dilakukan dari pihak manapun terkait bantuan sosial termasuk pendamping PKH. Dia juga telah meminta jajaran kepolisian dan juga Kejaksaan Negeri untuk menindak tegas para pelaku pungli yang merugikan masyarakat khususnya penerima bansos.

"Silahkan dilaporkan, dan akan ditindak dengan tegas,"pungkas Wali Kota.

Sementara itu, warga yang melihat atau mengalami langsung adanya pungutan liar dalam proses penerimaan bantuan bisa melapor ke hotline aduan melalui pesan Whatsapp di nomor 0811-1500-293.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini