Update Covid-19 DKI Jakarta: Kasus Aktif Menurun Drastis, Tingkat Kesembuhan 96,3%

Komaruddin Bagja, Sindonews · Sabtu 31 Juli 2021 21:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 338 2449031 update-covid-19-dki-jakarta-kasus-aktif-menurun-drastis-tingkat-kesembuhan-96-3-VuTsmNCyW2.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 29.358 spesimen.

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 24.073 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.327 positif dan 20.746 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 9.951 orang dites, dengan hasil 427 positif dan 9.524 negatif," kata Dwi di Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 175.285 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 501.579 per sejuta penduduk," terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 1.804 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 17.850 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 814.653 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 784.668 dengan tingkat kesembuhan 96,3%, dan total 12.135 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%," terangnya.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 15,8%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,3%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini