Diperiksa 10 Jam, Pemilik Pabrik Dimsum Ngaku Hanya Diajak Ngobrol Santai di Kantor Polisi

Hambali, Okezone · Minggu 01 Agustus 2021 05:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 01 338 2449073 diperiksa-10-jam-pemilik-pabrik-dimsum-ngaku-hanya-diajak-ngobrol-santai-di-kantor-polisi-1rCPi0tUxS.jpg Pabrik dimsum di Pamulang. (Foto: Hambali)

TANGSEL - Sempat diamankan polisi, Makmur yang merupakan pemilik pabrik dimsum di Benda Baru, Pamulang, Tangsel, akhirnya dipulangkan usai 10 jam dimintai keterangan di Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel). 

Sejumlah anggota Satnarkoba Polres Tangsel mendatangi pabrik dimsum milik Makmur pada Jumat 30 Juli 2021 siang. Kedatangan petugas sontak membuat heboh para pekerja, apalagi beberapa polisi disebut mengecek ruangan produksi. 

Makmur pun dibawa petugas ke Mapolres Tangsel siang itu. Bahkan pekerja pabrik sempat mengatakan petugas membawa pula bahan-bahan pembuatan dimsum sebagai sampel pemeriksaan.

Ditemui di pabriknya, Makmur mengaku dia dibawa polisi bukan terkait penyelidikan apapun. Begitu pun soal kedatangan petugas, disebutnya hanya untuk membeli dimsum buatannya.

"Jadi kemarin itu polisi datang ke tempat saya mampir mau beli dimsum aja. Terus saya diajak ke Polres buat ngobrol-ngobrol santai di sana. Sekitar jam 11 malam saya pulang," tutur Makmur, Sabtu (31/07/21). 

Makmur mengaku, petugas sempat memberi arahan kepadanya untuk melengkapi surat izin edar dan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pabrik. Selebihnya, perbincangan hingga larut malam di ruangan Satnarkoba lebih pada hal-hal umum. 

Baca juga: Geledah Pabrik Dimsum di Pamulang, Polisi Amankan Pemilik

"Memang sempat diarahin soal izin edar dan prokes pekerja saya. Kalau izin edar masih proses penerbitan, nah kalau prokes kemarin itu ada yang kedapatan nggak pake masker katanya," sambung Makmur.

Dia mengatakan, tak ada masalah apapun dengan kepolisian. Menurutnya, sampel bahan dimsum yang dibawa polisi kemarin bukan untuk diperiksa kandungan zatnya, melainkan hanya untuk dikonsumsi.

"Jadi bukan untuk sampel itu yang kemarin dibawa, memang dimsum buat dimakan saja karena polisi datang itu untuk beli dimsum bukan geledah apa-apa," ungkapnya.

Pengakuan itu cenderung berbanding terbalik dengan keterangan para pekerja dan saksi-saksi sebelumnya. Namun Makmur memastikan, apa yang disampaikan murni berdasar kejadian sebenarnya tanpa tekanan siapapun.

“Enggak ada tekanan, jadi saya mau klarifikasi aja begitu yang terjadi kemarin," ucapnya.

Penjelasan Makmur didukung pula oleh Ketua RT setempat, Muhasan. Ketua RT 06 sempat bolak-balik mendampingi Makmur di Polres Tangsel. Dia menyebut, selama ini bahan produksi dimsum aman dikonsumsi tanpa mengandung zat berbahaya. 

"Ini pabrik adanya belum lama, setahunan lah mungkin di sini. Kalau untuk bahan-bahan mah clear kemarin, jadi enggak ada pemeriksaan bahan-bahan yang dilarang,” ujarnya.

Sementara, Satnarkoba Polres Tangsel belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi atas hal itu.  Tak ada penjelasan apapun terkait pemeriksaan pabrik dimsum kemarin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini