Anies Wacanakan Bukti Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Mobilitas di DKI Jakarta

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Minggu 01 Agustus 2021 09:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 01 338 2449124 anies-wacanakan-bukti-vaksinasi-covid-19-jadi-syarat-mobilitas-di-dki-jakarta-imI2Q5WFwC.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus melakukan pembatasan pergerakan masyarakat di Ibu Kota untuk menekan angka penularan Covid-19. Ia pun mewacanakan bukti vaksinasi Covid-19 agar menjadi syarat baru untuk masyarakat bermobilisasi di Jakarta.

"Dengan melihat kenyataan bahwa di Jakarta kecepatan pemberian vaksin cukup tinggi, dan jangkauan yang sudah tervaksin sudah sampai 7,5 juta. Maka kami memutuskan vaksin menjadi bagian dari tahapan untuk kegiatan masyarakat," ujar Anies melalui video yang diunggah pada kanal YouTube Pemrpov DKI Jakarta, Minggu (1/7/2021).

Baca juga: Anies Sampaikan Sederet Statistik Indikator Kasus Covid-19 di Jakarta Menurun

Anies menyatakan akan menerapkan pembukaan secara bertahap kegiatan masyarakat di setiap sektor. Kemudian, lanjut dia, vaksinasi menjadi syarat warga jika ingin melakukan kegiatan ketika pelonggaran dilakukan.

Sebagai cotoh, seorang tokoh agama ingin membuat acara, maka yang bersangkutan dan peserta acara harus sudah divaksinasi. Selanjutnya, perusahaan harus memastikan pegawainya yang melakukan work form office (WFO) atau bekerja langsung di kantor telah divaksin.

"Jadi bahkan kalau nanti suatu saat tempat-tempat hiburan dibuka, taman dibuka, kegiatan ruang terbuka dibuka, juga diizinkan. Maka pada saat itu juga harus divaksin dulu," pungkasnya.

Baca juga: Anies: Mereka yang Divaksin Risiko Gejala Berat Akibat Covid-19 Lebih Kecil

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini