Oknum Sekuriti GBK Hajar Mahasiswa yang Hendak Divaksin Covid-19

Jonathan Nalom, MNC Media · Senin 02 Agustus 2021 18:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 338 2449767 oknum-sekuriti-gelora-bung-karno-gbk-hajar-mahasiswa-yang-hendak-divaksin-XPNh4zoq1h.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Sejumlah oknum petugas keamanan di area Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat diduga terlibat penganiayaan salah satu Mahasiwa Fakultas Teknik Universitas Jakarta (UNIJA). Saat itu, mahasiswa tersebut hendak mengikuti vaksinasi Covid-19 di Gelora Bung Karno (GBK).

Had Non-Litigation LBH Pendidikan Indonesia, Eka Zulkarnanen, menuturkan, korban yang bernama Zaelani saat itu mendatangi Pos V GBK guna mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Eka menambahkan, saat itu Zaelani sudah menghubungi hotline 199 vaksinasi untuk mendatangi lokasi tersebut (GBK).

Ketika Zaelani sampai di sana, sambungnya, sekuriti setempat mengarahkan Zaelani mendatangi ke Pos II area GBK. Namun, Eka menjelaskan Pos II tersebut hanya melayani vaksinasi untuk pengemudi ojek online (ojol).

"Korban kembali ke pos awal dan menkonfirmasi kembali, tapi respons dari sekuriti di sana kurang kooperatif dan cenderung memperumit," kata Eka, yang juga sebagai pendamping hukum Zaelani, saat dikonfirmasi, Senin (2/8/2021).

Menurut Eka, berdasarkan kesaksian korban, saat itu terjadi argumentasi antara korban dan petugas keamanan tersebut. Namun, setelah adu mulut, enam sekuriti lainnya mendatangi Zaelani sehingga terjadi keributan.

"Sekuriti memukul korban. Korban sempat lari, dan dikejar lalu dibawa ke pos," sambungnya

Baca Juga : Kasus Sumbangan Rp2 Triliun, Anak Akidi Tio Diduga Bukan Pertama Kali Bikin Hoax

Masih berdasarkan keterangan korban, Eka menyebut Zaelani sempat diintimidasi. Hal tersebut agar korban tidak melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

"Korban menuruti permintaan tersebut karena dalam tekanan," ujarnya.

Kendati demikian, Eka menyatakan pihaknya telah melaporkan kasus dugaan penganiayaan tersebut kepada Polres Metro Jakarta Pusat, pada Sabtu 31 Juli 2021.

"Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 dan atau Pasal 351 KUHP. Laporan teregistrasi dengan Nomor: LP/B/997/VII/2021/SPKT/Polres Metro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya," tuturnya.

Sementara, Kepala Divisi Humas, Hukum dan Administrasi Pusat Pengelolaan Komplek GBK, Dwi Putranto belum buka bisa buka suara atas kejadian tersebut. Dwi mengaku belum mendapatkan klarifikasi terhadap petugas serta korban.

"Mohon maaf kami belum dapat memberikan penjelasan, kami akan klarifikasi internal dulu," kata Dwi, ketika dikonfirmasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini