PPKM Diperpanjang, Warga Jakarta Rindu Hidup Normal

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Senin 02 Agustus 2021 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 338 2449789 ppkm-diperpanjang-warga-jakarta-rindu-hidup-normal-wFLjWKi9Yf.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diterapkan pemerintah sangat berdampak kepada warga DKI Jakarta yang sudah rindu hidup normal. Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan untuk memperpanjang hingga 9 Agustus 2021.

Salah satu yang terdampak PPKM level 4 adalah driver ojek online. Sholeh, salah satu driver ojol, mengungkapkan pemasukannya menurun drastis dikarenakan penumpang harian semakin sepi.

Ia menyatakan bahwa sebelum PPKM ia bisa mendapat 10 order dalam sehari. Namun, sekarang turun drastis yakni hanya 1 atau 2 order per harinya.

Dia mengungkapkan penerapan PPKM Level 4 di Jakarta membuat sejumlah akses terpaksa disekat dan ditutup guna membatasi mobilitas masyarakat.

Baca Juga : PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi: Gas dan Rem Harus Dinamis

“Sangat terbebani sih, saya selama ada PPKM berkurang banget, yang bisa penumpang ada 10 sekarang paling sehari 1 atau 2 orang. Itu juga jaraknya enggak pernah jauh, terus jalan kan banyak yang disekat penyekatan jadi yang pada mau pergi kemana juga mikir-mikir mungkin ya,” ujar Sholeh.

Sholeh pun berharap agar pemerintah tidak memperpanjang PPKM dan memprioritaskan masyarakat golongan kecil. “Driver online kan enggak punya gaji ya, gajinya dari penumpang yang ada. Untuk kebutuhan keluarga juga berat sekali,” kata dia.

Hal serupa juga dirasakan oleh Dedeh warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Dedeh, yang merupakan pemilik kos-kosan. Ia juga melontarkan keluhan terhadap pemberlakukan PPKM di DKI Jakarta.

“Ya sangat terbebani ya, karena PPKM ini pemasukan berkurang, pengaruhnya karena yang ngekost juga pada diberhentikan jadi banyak yang kosong kamarnya. Dari 10 kamar yang terisi sekarang cuma 4 kamar,” ucap Dedeh.

“Kalo menurut saya harusnya PPKM di stop aja jangan dilanjutkan lagi karena dampaknya buat saya pribadi mempengaruhi keuangan, kamar pada kosong sedangkan pengeluaran listrik tetep harus dibayar,” tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini