Pemkot Bekasi Klaim Keterisian RS Covid-19 Sudah di Bawah Standar WHO

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 03 Agustus 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 338 2450184 pemkot-bekasi-klaim-keterisian-rs-covid-19-sudah-di-bawah-standar-who-IzBLA6vUIX.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

BEKASI – Meskipun Bekasi masuk PPKM Level 4 hingga 9 Agustus mendatang, Pemerintah Kota Bekasi mengklaim ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR) ruang isolasi pasien Covid-19 secara keseluruhan di rumah sakit diwilayahnya berada di angka 53,57 persen.

”Hingga hari ini, BOR kita mengalami penurunan angka yakni sesudah mencapai 53,57 persen, dan angka warga yang terpapar menurun drastis,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di RSD Stadion Patriot Chandrabaga, Selasa (3/8).

Rahmat mengatakan persentase 53,57 persen tersebut merupakan angka yang tersebar dari beberapa rumah sakit yakni Rumah Sakit milik Pemerintah, Rumah Sakit Swasta dan Rumah Sakit Darurat Stadion Patriot Chandrabaga.

”Angka Bor itu diantaranya dibagi menjadi tiga, dengan dari ketiga rumah sakit memiliki persentase yang berbeda-beda,” ungkapnya.

Sedangkan untuk persentase dari beberapa Rumah Sakit yang ada, yakni Rumah Sakit Milik Pemerintah mencapai 45,87 persen.

Kemudian Rumah Sakit Swasta mencapai 60,51 persen. Serta Rumah Sakit Darurat Stadion Patriot Chandrabaga mencapai 10,66 persen. Artinya, Kota Bekasi sudah jauh dari standar WHO, karena standarnya itu diangka 60 persen.

Rahmat menilai penurunannya angka BOR ruang isolasi pasien Covid-19 di setiap Rumah Sakit, hal itu dibarengi dari adanya peningkatan angka kesembuhan Kasus Covid-19 di Kota Bekasi. Terbaru angka tersebut sudah berada di 94,75 persen.

”Alhamdulillah apabila merujuk melalui laporan data rekapitulasi komite penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di pertanggal 2 Agustus 2021 angka kesembuhan Kasus Covid-19 kita sudah berada di 94,75 persen,” ungkapnya.

Rahmat berharap agar penyebaran Kasus Covid-19 segera melandai, meski pihaknya tidak dapat memastikan baik segi penyebaran Kasus Covid-19 bisa dikendalikan atau tidak.”Intinya tetap waspada dan terapkan protokol kesehatan yang ada dengan 5M,” tegasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini