Korsleting Listrik Jadi Penyebab Kebaran di Pemukiman Karet Tengsin, Kerugian Capai Rp2,8 Miliar

Jonathan Nalom, MNC Media · Selasa 03 Agustus 2021 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 338 2450197 korsleting-listrik-jadi-penyebab-kebaran-di-pemukiman-karet-tengsin-kerugian-capai-rp2-8-miliar-6AFvesMlg8.jpg Kebakaran terjadi di pemukiman Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.(Foto:

JAKARTA - Kebakaran kembali terjadi di pemukiman Karet Tengsin Jalan Karet Pasar Baru Barat I, RT 10/RW 07 Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sebelumnya pada Sabtu (31/07/2021) kebakaran juga terjadi tepat di gang sebelah, yakni tepatnya pada Jalan Karet Pasar Baru Barat I, RT 10/RW 07 Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam kejadian hari ini atau pada RT 10, kebakaran tersebut disebabkan oleh adanya korsleting listrik. Adapun, sebanyak tujuh rumah ludes dilahap si jago merah.

“Penyebabnya korsleting listrik, objek kebakaran yakni rumah tinggal sebanyak 7 rumah,” kata Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Pusat, Achmad Syaiful Kahfi, Selasa (03/08/2021).

Baca Juga: Ada Ledakan, Gegana Diterjunkan ke Depo Stasiun LRT Pegangsaan Dua

Sementara, Syaiful menambahkan kejadian tersebut berawal dari laporan warga yang diterima pihaknya pada pukul 10.43 WIB. Adapun, pihaknya mulai menangani sejak pukul 10.53 WIB.

“Warga melihat adanya percikan api yang berasal dari kabel tiang listrik yg menjalar ke salah satu rumah warga dan membakar atas rumah warga tersebut, dan seketika api membesar dan merambat kerumah sebelahnya,” ujarnya.

“Warga yg panik tidak mampu berbuat apa-apa dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pos pemadam terdekat. Pemadam langsung merapat ke tkp namun api sudah membesar, dan petugas langsung melakukan pemadaman,” sambungnya.

Ditambahkannya, pihaknya berhasil melokalisir kebakaran tersebut selama kurang lebih 50 menit. Lebih lanjut, langsung dilaksanakan proses pendinginan dan memastikan proses pemadaman selesai pada pukul 12.36 WIB.

“Kami kerahkan 14 unit, dengan jumlah total personil sebanyak 70 petugas,” imbuhnya.

Dalam kejadian tersebut, Syaiful memastikan tidak ada korban jiwa. Adapun luas area yang terbakar adalah sekitar 800 meter persegi. Di atasnya berdiri tujuh rumah yang dihuni 12 kepala keluarga (KK) atau 80 jiwa.

"Kerugian materil akibat kebakaran ini ditaksir Rp 2,8 miliar," pungkasnya.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini