Kasus Menurun, Pemkot Jaksel Tegaskan Rusun Pasar Rumput Tetap Jadi Isoter Covid-19

Antara, · Rabu 04 Agustus 2021 01:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 338 2450483 kasus-menurun-pemkot-jaksel-tegaskan-rusun-pasar-rumput-tetap-jadi-isoter-covid-19-GP1JzBAr3J.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

JAKARTA - Kasudinkes Kota Administrasi Jakarta Selatan JS Helmi menegaskan, Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput yang hanya dijadikan tempat isolasi terpusat (isoter) seiring dengan penurunan jumlah kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta.

“Saat ini ke Rusun Pasar Rumput. LPMP dan graha wisata Ragunan sementara diistirahatkan. Bukannya sisa, tetapi yang digunakan” kata Helmi, Rabu (4/8/2021).

Saat ini, Rumah Sakit Darurat tersebut merawat sebanyak 453 pasien terkonfirmasi positif corona. Koordinator Operasional 1 Isolasi terpadu Pasar Rumput Lettu kes dr Dicky Budi Nur Cahya mengatakan bahwa pasien tersebut mendapat fasilitas kesehatan yang memadai guna mempercepat pemulihan.

“Sekarang 453, jadi ada penurunan untuk yang kemarin ini aja yangg pasien masuknya itu 40, pasien pulangnya 53, jadi antara pasien yang pulang dan masuk itu, banyak pasien pulangnya,” ujar Dicky.

Baca juga: 466 Pasien Covid-19 Dirawat di Rusun Pasar Rumput

Lebih lanjut, Dicky menuturkan saat ini pihaknya lebih banyak melayani pasien yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing guna mendapat perawatan yang lebih layak dan menghindari adanya kluster keluarga.

“Kalau yang bergejala sedang kita arahkan ke RS Wisma Atlet Kemayoran, jadi di sini untuk pasien-pasien. Jadi yang menjalani isolasi mandiri kita arahkan ke sini untuk memantau kondisi mereka secara benar, karena tadinya kan ada yang meninggal dunia karena tidak terpantau,” tutur Dicky.

Baca juga: Menteri PUPR: Rusun Pasar Rumput Siap Tampung Pasien Covid-19

Untuk perawatan di Rusun Pasar Rumput, kata dia, pasien akan diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing setelah menjalani isolasi selama 10 hari dan tidak menunjukkan gejala Covid-19.

“Jadi kalau kita di sini tidak menyediakan tes PCR lagi, kalau dia sudah 10 hari isolasi di sini dan tidak bergejala lagi akan diizinkan pulang. Namun bila masih menunjukkan gejala maka akan dilanjutkan,” ujarnya.

Diketahuhi, DKI Jakarta memiliki 184 lokasi isolasi dengan total seluruhnya bisa menampung hingga 26.134 orang yang lokasinya ditetapkan melalui Keputusan Gubernur DKI Nomor 891 Tahun 2021 tentang Penetapan Lokasi Isolasi.

Baca juga: Rusun Pasar Rumput Jadi Tempat Isolasi Covid-19, Begini Kata Pedagang

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini