Pria Ini Aniaya Mertuanya hingga Tewas

Dimas Choirul, MNC Media · Rabu 04 Agustus 2021 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 338 2450628 pria-ini-aniaya-mertuanya-hingga-tewas-8z6p2chhNp.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA - Seorang pria berinisial Andi alias Gogon menganiaya mertuanya hingga tewas. Peristiwa itu terjadi di Jalan Pedongkelan RT005/006, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (7/7/2021).

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Bintang menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat korban sedang berada di rumah kontrakannya bersama pemilik kontrakan bernama Rizki.

"Saat baru bangun tidur dengan maksud ingin membangunkan istrinya untuk menyiapkan dagangan, tiba-tiba pelaku yang saat itu sudah berada di samping pintu kamar korban langsung memukuli kepala dan muka korban dari arah samping dan depan hingga korban terjatuh," kata Bintang dikonfirmasi, Rabu (4/8/2021).

Kemudian, lanjut Bintang, kejadian tersebut berhasil dilerai pemilik kontrakan dan pelaku langsung kabur melarikan diri. Sementara korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Hermina untuk menjalani perawatan intensif.

"Pada esok harinya Kamis tanggal 8 Juli 2021 korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cengkareng dan Visum ke RS Tarakan, namun tidak dirawat," ujarnya.

Baca Juga : Oknum Sekuriti GBK Hajar Mahasiswa yang Hendak Divaksin Covid-19

Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian kepala dan wajah akibat dipukuli oleh pelaku dan meninggal dunia pada Selasa 27 Juli 2021. "Meninggal di rumahnya dan dimakamkan di TPU Kober Cengkareng," katanya.

Selanjutnya, Unit Reskrim Polsek Cengkareng melakukan penyelidikan. Pada Rabu 28 Juli 202, polisi mendapatkan informasi keberadaan pelaku Andi Alias Gogon yang melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Kalideres.

"Menindaklanjuti hasil penyelidikan tersebut Unit Reskrim dan Kanit Reskrim langsung melakukan pencarian dan penangkapan terhadap tersangka di Pemancingan Kampung Gagah dan selanjutnya mengamankan Tersangka dan membawa ke Polsek Cengkareng untuk proses penyidikan lebih lanjut," tutur Bintang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini