Anies, Vaksinasi, dan Keleluasaan Beraktivitas di Tengah Pandemi

Opini, Okezone · Rabu 04 Agustus 2021 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 338 2450825 anies-vaksinasi-dan-keleluasaan-beraktivitas-di-tengah-pandemi-MMzwEX0rGZ.jpg Warga menjalani vaksinasi Covid-19. (Okezone)

SATU syarat harus segera dimiliki warga Jakarta : telah menjalani vaksinasi Covid-19. Syarat ini menjadi semacam kartu akses untuk berkegiatan di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam beberapa kesempatan menyampaikan, kelak hanya mereka yang telah menjalani vaksinasi yang bisa melakukan aktivitas pada saat terjadi pelonggaran terhadap pembatasan kegiatan masyarakat.

Layaknya seperti kartu akses, hanya mereka yang sudah divaksin yang boleh wara-wiri di Jakarta untuk mencari nafkah ataupun melakukan urusan lain. Nantinya, keterangan ini tertanam dalam aplikasi Jakarta Kini alias JAKI yang terhubung langsung dengan sistem data pedulilindungi milik Kementerian Kesehatan. Pengaksesannya pun dilakukan melalui ponsel.

Ide yang dilontarkan Anies ini sudah dilakukan oleh sejumlah negara lain. Mereknya menyertakan vaksinasi sebagai syarat warganya untuk melakukan kegiatan ekonomi.

Vaksinasi Covid-19 menjadi isu penting saat planet ini diguncang hadirnya varian delta, jenis virus Covid-19 ini menjadi penunggang utama gelombang kedua di negeri ini. Penularannya yang luar biasa cepat sempat membuat hampir seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta penuh terisi. Baik itu instalasi gawat darurat (IGD), kamar rawat, maupun unit intensive care unit (ICU).

Hal ini mengakibatkan, tak ada jalan lain untuk membendung penyebaran virus varian baru itu kecuali dengan mengurangi pergerakan penduduk dan juga vaksinasi. Kekebalan komunal yang didapatkan dengan vaksin bisa menekan laju penyebaran virus ini.

Kantor berita Reuters melaporkan, New York akan mewajibkan pegawai negeri di sana untuk menjalani vaksinasi Covid-19 atau akan dites setiap minggu. Menurut Gubernur Andrew Cuomo, hal ini akan berlaku pada 6 September 2021.

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan, semua pegawai negeri akan diperintahkan untuk menjalani vaksinasi mulai 2 Agustus atau menjalani tes Covid-19 setidaknya seminggu sekali.

Pada 12 Juli, Yunani, memberlakukan vaksinasi wajib untuk staf panti jompo. Petugas kesehatan mulai menjalani wajib vaksin September mendatang. Langkah-langkah berikut pun telah dicanangkan. Hanya mereka yang telah divaksin yang akan diizinkan berada di bar, bioskop, teater, dan ruang tertutup lainnya.

Baca Juga : Minta Warga Tetap Jaga Prokes, Anies: Sudah Divaksin Bukan Berarti Bebas Berpergian

Hal yang sama pun diberlakukan di Inggris. Pada September kelak, otoritas di sana akan mewajibkan siapa saja yang mengunjungi klub malam dan tempat-tempat lain dengan jumlah kerumunan besar untuk menunjukkan bukti vaksinasi.

Di masa genting seperti ini vaksin menjadi sangat penting. Menarik sekali mengutip analogi yang dipaparkan Anies Baswedan dalam sebuah wawancara dengan televisi swasta, beberapa hari lalu.

Gubernur membuat analogi, kewajiban vaksin ini ibarat aturan penggunaan helm atau pelindung kepala saat berkendara sepeda motor. Dengan mengenakan helm bukan berarti si pengendara sepeda motor akan terbebas dari bahaya kecelakaan yang mungkin akan dialaminya semisal saat terjatuh. Tak ada yang menjamin, tentu saja. Dengan menggunakan helm si penggunanya akan terbebas dari bahaya. Kemungkinan itu tetap saja ada.

Namun, dikatakan Anies, tentu akibat terjatuh itu, dia bisa saja mengalami gegar otak meski kondisinya tentu lebih baik ketimbang pengendara sepeda motor lain yang tidak menggunakan helm saat mengalami kecelakaan.

Ide Anies ini patut diapresiasi, bukan hanya dalam rangka mendorong percepatan vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat. Tetapi Ide ini juga menumbuhkan harapan di tengah-tengah pandemi : normal baru kehidupan masyrakat, dengan vaksinasi dan protokol kesehatan.

Ide Anies bisa menjadi tonggak awal bergeraknya kembali kehidupan warga di Ibukota di semua aspek. Orang boleh ke mal asal sudah vaksin, orang boleh le bioskop asal sudah divaksin, orang bisa duduk makan di resto asal sudsh vaksin, orang bisa lagi ke salon asal sudah vaksin, dan berbagai kegiatan lainnya, haruslah dipastikan semua yang melakukannya sudah mendapat suntikan vaksinasi covid. Tentu dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat.

Tidak ada salahnya, jika ide ini juga diikuti oleh berbagai kepala daerah lain di Indonesia.

Kamu sudah vaksin?

Penulis : Fajrie Hanggono, warga Jakarta, alumni Pascasarjana Universitas Indonesia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini