Oknum Sekuriti GBK yang Memukul Mahasiswa Ditahan Polisi

Jonathan Nalom, MNC Media · Kamis 05 Agustus 2021 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 338 2451403 oknum-sekuriti-gbk-yang-memukul-mahasiswa-ditahan-polisi-omR0bMicE9.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Polisi mengamankan satu orang oknum sekuriti atau petugas keamanan Gelora Bung Karno (GBK). Hal tersebut menyusul adanya kasus pemukulan terhadap salah satu mahasiswa yang hendak mengambil sertifikat vaksinasi pada Jumat 30 Juli 2021.

“Sudah kita tahan per hari ini, saya yang juga tanda tangan per hari ini,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Wisnu Wardhana ketika dihubungi, Kamis (5/8/2021).

Wisnu menambahkan penahanan dilakukan pada oknum security yang melakukan pemukulan. Adapun penahanan tersebut berdasarkan dua alat bukti.

Baca Juga : Buntut Pemukulan Mahasiswa, Tiga Oknum Sekuriti GBK Diperiksa Polisi

“Diamankan satu orang yang mukul, barang buktinya keterangan dari saksi dan hasil visum korban,” lanjutnya

Menurut Wisnu, oknum sekuriti tersebut juga mengakui tindakan pemukulan tersebut. Atas hal tersebut, oknum sekuriti akan dijerat Pasal 351 KUHP.

“Yang bersangkutan juga sudah mengakui, akan dikenakan Pasal 351 KUHP,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswa asal Cakung, Jakarta Timur menjadi korban pemukulan petugas keamanan (security) Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dia adalah Zaelani, saat itu ia menjelaskan kedatangannya menuju GBK untuk mencari tahu perihal setifikat vaksinasi miliknya.

Zaenal, menurut keterangannya mengaku mendatangi GBK atas arahan operator call centre pusat informasi Covid-19. Ketika sampai, Zaenal diarahkan ke pos dua oleh sekuriti.

Tidak mendapatkan hasil di pos dua, Zaenal pun kembali ke pintu lima dan kembali berhadapan dengan security. Saat menghadapi Zaenal yang bersikeras untuk masuk, security memanggil petugas lainnya untuk menghadapi Zaenal.

“Dia (sekuriti) akhirnya manggil temannya. Saya jelasin juga ke temannya yang baru datang itu, tetap gak bisa. Nah, di situlah kejadian dipukul, dipukul sama orang kedua yang baru datang. Dia pukul mungkin karena emosi saat saya ngeyel untuk masuk," kata Zaenal saat dihubungi, Senin 2 Agustus 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini