Pria Ini Tewas Bersimbah Darah Usai Pesan Kopi

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 05 Agustus 2021 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 338 2451560 pria-ini-tewas-bersimbah-darah-usai-pesan-kopi-p2qWk1KeCd.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

BOGOR - Seorang pria berinisial N (50) tewas diduga menjadi korban penganiayaan di Desa Cibalong, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Jasad korban sudah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk diautopsi.

Kapolsek Cijeruk AKP Sumijo mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 12.00 WIB siang tadi. Kala itu, korban diketahui sedang berada di sebuah gubuk dekat kandang ayam seorang diri.

"Korban sedang di gubuk karena beliau ini tokoh yang dipercaya pengusaha ayam untuk keamanan kali ya, sehingga sesekali korban ada di lokasi itu," kata Sumijo kepada MNC Portal, Kamis (5/8/2021).

Selanjutnya, datang diduga pelaku berinsial D (35) dan berbincang dengan korban. Sekitar 5 menit, terduga pelaku yang saling kenal itu pergi dari lokasi.

"10 menit kemudian datang lagi D ini menuju ke gubuk tadi. Korban pesan kopi ke warung dengan isyarat teriak untuk berdua. Tukang kopi kan dateng ya, nanya terus balik lagi siapin kopinya," kata Sumijo.

Baca Juga : Kejagung Segera Pecat Pinangki sebagai Jaksa

Namun, ketika tukang kopi tersebut datang sambil membawa kopi ke gubuk, terlihat terduga pelaku terburu-buru pergi dengan motornya. Lalu, nampak korban dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.

"Tukang kopinya teriak-teriak, adik korban yang enggak jauh dari lokasi datang dan membawa ke rumah sakit di Kota Bogor. Baru nyampe, (korban) sudah dinyatakan dokter meninggal dunia," ungkapnya.

Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke desa dan selanjutnya pihak kepolisian. Dari hasil olah tempat kejadian sementara, korban diduga dianiaya dengan benda tajam pada bagian leher.

"Anggota meluncur olah TKP, betul di gubuk tersebut ada terdapat percikan noda darah, diilustrasikan benar telah terjadi perbuatan pidana," tambah Sumijo.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti motif dari penganiayaan tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari terduga pelaku dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.

"Karena (terduga) tersangka sudah diketahui dan ada saksi yang menguatkan, kami dibackup Polres juga Opsnal melakukan penyelidikan. Jenazah sekarang masih otopsi di RS Polri Kramatjati," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini