Polisi Tangkap 3 Pengedar Ganja, Termasuk Seorang Rapper

Ari Sandita Murti, Sindonews · Jum'at 06 Agustus 2021 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 06 338 2452123 polisi-tangkap-3-pengedar-ganja-termasuk-seorang-rapper-NdTOXxI7GK.jpg Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah. (Foto : Ist)

JAKARTA - Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah mengatakan, pihaknya menangkap 3 pelaku peredaran narkoba. Dalam penangkapan itu, petugas menyita barang bukti puluhan gram ganja.

Tiga pelaku itu berinisial RS, HB, dan ID yang merupakan seorang anggota grup rap Neo. Menurutnya, ketiga pelaku itu ditangkap di lokasi yang berbeda-beda di kawasan Jakarta.

Pengungkapan kasus itu bermula saat polisi menangkap RS di kawasan Jakarta Pusat saat transaksi ganja.

"Dari tangan RS, kami dapatkan barang bukti 16,2 gram. Setelah dikembangkan RS mengaku menjual ganja ke beberapa orang, di antaranya ID, yang mana kami cukup prihatin karena ID ini talenta muda yang pernah menanjak sebagai seorang artis dari grup rap," ujarnya pada wartawan, Jumat (6/8/2021).

Ia menyebut, ID ditangkap di kawasan Bogor. Polisi lalu melakukan pendalaman hingga akhirnya diketahui kalau ID juga menjual barang tersebut ke seseorang berinisial HB.

HB lantas diciduk polisi di kawasan Tangerang Selatan dengan barang bukti ganja sebanyak 42,8 gram.


Baca Juga : Polda Metro Ungkap Peredaran Puluhan Kg Narkoba Jaringan Nasional dan Internasional

"Dari 3 rangkaian penangkapan total terdapat 59,8 gram ganja. Alasan dia melakukan peredaran narkoba itu demi keuntungan karena ekonomi dan untuk dipakai sendiri," ucapnya.

Ketiganya, tambahnya, ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 114 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain itu,Pasal 111 ayat 1 dan Pasal 132 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Adapun Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, Indra Derryano alias ID mengaku dia menggunakan ganja sejak masih duduk di bangku SMP. Meski begitu, ia mengaku tak rutin mengonsumsi ganja.

"Sebenarnya saya menggunakan (ganja) sejak SMP, tapi nggak rutin. Kalau itu (Mengedarkan ganja) baru-baru ini waktu pandemi (Covid-19)," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini